ilustrasi

Api Masuk Permukiman Semanai, Lima Rumah Ludes dalam Dua Pekan

Karhutla yang merambah permukiman transmigrasi Semanai telah menghanguskan lima rumah dalam dua pekan, sementara keterbatasan air membuat pemadaman bergantung pada operasi helikopter.

KAYONG UTARA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merambah permukiman transmigrasi Semanai telah menghanguskan lima rumah warga dalam dua pekan terakhir. Dua rumah terbaru terbakar di blok TR 4, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kamis (23/07/2026), di tengah keterbatasan sumber air untuk pemadaman.

Dua rumah tersebut masing-masing milik Burhanuddin dan Dedi, sebagaimana diberitakan Insidepontianak, Kamis, (23/07/2026). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KKU, Kamiriluddin, mengatakan kobaran api bergerak cepat hingga memasuki lingkungan tempat tinggal warga.

“Api sangat cepat merambat,” ujar Kamiriluddin.

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran menjalar ke rumah lainnya. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena kawasan transmigrasi yang dibuka sejak 2016 tersebut memiliki sumber air yang terbatas.

Kondisi itu membuat pemadaman melalui udara menjadi salah satu upaya utama untuk mengendalikan penyebaran api. Helikopter dikerahkan setiap hari untuk melakukan pengeboman air (water bombing) pada sejumlah titik kebakaran yang berdekatan dengan permukiman.

“Opsi water bombing sangat membantu. Kalau tidak ada helikopter, saya tidak bisa membayangkan. Rumah yang terbakar pasti jauh lebih banyak,” ujarnya.

Dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan tempat tinggal. Kabut asap pekat juga menyelimuti kawasan tersebut dan berpotensi mengganggu kesehatan warga. Pada saat bersamaan, masyarakat semakin kesulitan memperoleh air bersih karena akses menuju kawasan terdampak ikut terganggu.

Informasi mengenai penyebab awal kebakaran belum disampaikan. Warga berharap petugas dapat segera mengendalikan seluruh titik api, memulihkan akses air bersih, serta mencegah kebakaran serupa kembali mengancam permukiman transmigrasi Semanai. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com