Arus Mudik Laut Kumai Memuncak, 2.912 Penumpang Berangkat

Arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Kumai mencapai puncak dengan ribuan penumpang diberangkatkan menuju Semarang dan Surabaya.

KOTAWARINGIN BARAT – Lonjakan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, mencapai puncak dengan total 2.912 penumpang yang diberangkatkan dalam satu hari menggunakan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Tingginya mobilitas pemudik ini terbagi dalam dua gelombang keberangkatan, masing-masing 1.456 penumpang yang dilayani kapal berbeda menuju Pulau Jawa.

“Untuk keberangkatan pertama sebanyak 1.456 penumpang menunggukan kapal KM Leuser menuju Semarang, sementara untuk keberangkatan kedua nanti malam pukul 23.00 WIB juga sebanyak 1.456 penumpang KM Binaiya menuju Surabaya,” kata Kepala PT Pelni Cabang Kumai Andry Yudha, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (18/03/2026).

Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Pelni menambah armada kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Kumai. Selain empat kapal utama yakni KM Kelimutu, KM Awu, KM Lawit, dan KM Binaiya, juga disiapkan tambahan kapal KM Leuser guna mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

“Prediksi ruas teramai adalah Kumai – Semarang sejumlah 13.301 Penumpang dan Kumai – Surabaya sejumlah 7.596 Penumpang,” ucapannya.

Selain menambah kapasitas angkutan, perusahaan juga memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 6 Maret 2026 (H-15) hingga 6 April 2026 (H+15).

Untuk menjamin keselamatan pelayaran, seluruh armada telah melalui proses ramp check atau pemeriksaan kelaikan kapal, serta dilakukan workshop keselamatan bagi awak kapal.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman, nyaman, dan lancar di tengah lonjakan penumpang,” tambahnya.

Secara nasional, tren peningkatan jumlah penumpang juga terlihat signifikan. Hingga 16 Maret 2026, penjualan tiket PT Pelni untuk periode 6–22 Maret 2026 tercatat mencapai 278.530 tiket.

“Adapun realisasi jumlah penumpang periode keberangkatan 6 – 15 Maret 2026 sebanyak 185.697 orang, atau meningkat sekitar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya 179.972 orang,” ungkapnya.

Puncak arus mudik nasional terjadi pada 11 Maret 2026 dengan jumlah 25.779 penumpang, meningkat sekitar 54,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 16.645 penumpang.

“Untuk total penyediaan tiket sekitar 751.550, selama periode angkutan Lebaran (6 Maret – 6 April 2026). Sementara untuk armada yang disiapkan berjumlah 55 Kapal yang terdiri dari 25 Kapal Penumpang dan 30 Kapal Perintis,” demikian Andry Yudha.

Dengan meningkatnya jumlah pemudik, PT Pelni menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pelayaran, sekaligus memastikan distribusi penumpang tetap terkendali selama periode mudik Lebaran. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com