MOSKOW – Rusia menyambut langkah mengejutkan Amerika Serikat (AS) yang memutuskan membebaskan dua warganya, anggota kru kapal tanker Marinera, yang sebelumnya ditahan dalam operasi di Atlantik Utara. Keputusan itu, menurut Moskow, datang langsung dari Presiden AS Donald Trump.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan bahwa Moskow menyambut baik tindakan Trump dan menyampaikan rasa terima kasih atas keputusan tersebut. “Presiden AS Donald Trump telah memutuskan membebaskan dua warga negara Rusia dari kru kapal tanker Marinera, yang sempat ditahan Amerika selama operasi di Atlantik Utara,” kata Zakharova, dikutip Anadolu, Jumat (09/01/2025).
Zakharova menambahkan, Rusia segera mengambil langkah-langkah cepat untuk memastikan kepulangan kedua warganya berjalan tanpa hambatan. “Kami sudah memulai upaya mendesak untuk mengurus semua hal yang berkaitan dengan kepulangan mereka,” ujar Zakharova.
Langkah AS ini muncul setelah Moskow melontarkan kecaman keras atas penyitaan kapal tanker berbendera Rusia, yang sebelumnya dikenal sebagai M/V Bella 1. Otoritas Rusia menilai tindakan tersebut sebagai operasi militer ilegal dan pelanggaran serius terhadap hukum maritim internasional.
Rusia sebelumnya menuntut pembebasan segera kapal dan awaknya, serta menolak klaim Washington yang menyebut kapal tersebut tidak memiliki kewarganegaraan atau beroperasi di bawah bendera palsu. Keputusan Trump untuk membebaskan dua awak kapal diyakini sebagai upaya meredam ketegangan diplomatik yang sempat memanas antara kedua negara. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan