DPW B8C Kaltim dan Faperta Unmul berencana menyusun nota kesepahaman untuk menjalankan program pertanian modern, penelitian terapan, peningkatan kapasitas petani, dan pengembangan ekonomi desa.
SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan 8 Center (B8C) Kalimantan Timur (Kaltim) menjajaki kerja sama dengan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mulawarman (Unmul) untuk mengembangkan pertanian modern, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi antara pengurus DPW B8C Kaltim dan pimpinan Faperta Unmul di Samarinda. Pertemuan itu menghasilkan kesepahaman awal untuk segera menyusun nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) sebagai landasan pelaksanaan program kolaborasi kedua pihak.
Audiensi dihadiri Ketua DPW B8C Kaltim Eka Marindra Lutviandi bersama Wakil Ketua DPW B8C Kaltim Bambang Irawan. Sementara itu, Faperta Unmul diwakili Dekan Fahrunsyah dan Wakil Dekan Suhardi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, antara lain pengembangan pertanian berkelanjutan, hilirisasi hasil pertanian, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas petani, serta pengembangan desa mandiri secara ekonomi.
“Kolaborasi dengan dunia akademik merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap program pemberdayaan masyarakat memiliki dasar ilmiah yang kuat, didukung inovasi teknologi, serta mampu menghasilkan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Eka Marindra Lutviandi, Rabu (29/07/2026).
Eka menilai keterlibatan perguruan tinggi diperlukan agar program pemberdayaan masyarakat tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memiliki dasar penelitian, dukungan teknologi, dan model pengembangan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat desa.
Dekan Faperta Unmul Fahrunsyah menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Faperta Unmul menyatakan kesiapan membangun kemitraan melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rencana penyusunan MoU diharapkan menjadi langkah awal bagi DPW B8C Kaltim dan Faperta Unmul untuk merancang program konkret yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kapasitas petani, serta mendukung transformasi ekonomi desa dan ketahanan pangan di Kaltim. []
Penulis: Yusuf | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan