Bangkai KM Putri Sakina Belum Ditemukan, SAR Kerahkan 160 Personel

MANGGARAI BARAT – Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap dua warga negara Spanyol yang hingga kini belum ditemukan setelah kapal wisata KM Putri Sakina tenggelam di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Upaya pencarian diperluas menyusul belum ditemukannya kedua korban maupun bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fatur Rahman, mengatakan bahwa perluasan area pencarian dilakukan dengan menambah radius operasi dari lokasi sebelumnya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.

“Kami kembali memperluas wilayah pencarian. Radiusnya ditambah sekitar lima nautical mile dari area yang sebelumnya sudah disisir,” ujar Fatur saat dikonfirmasi, Minggu (04/01/2026).

Ia menjelaskan, operasi pencarian melibatkan sedikitnya 160 personel gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dan pihak terkait lainnya. Penambahan jumlah personel dilakukan untuk mempercepat proses pencarian di tengah kondisi medan yang cukup menantang.

Menurut Fatur, faktor cuaca dan arus laut menjadi kendala utama selama operasi berlangsung. Perubahan cuaca yang cepat serta arus laut yang kuat di sekitar Selat Padar menyulitkan tim dalam melakukan penyisiran secara optimal.

“Kondisi cuaca sering berubah, dan arus laut di lokasi juga cukup kuat. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” katanya.

Hingga Minggu siang, bangkai kapal KM Putri Sakina belum berhasil ditemukan. Oleh karena itu, tim SAR memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Senin (05/01/2026) hingga Rabu (07/01/2026).

“Perpanjangan pencarian ini kami lakukan dengan harapan hasilnya bisa lebih maksimal, apalagi sebelumnya satu korban berhasil ditemukan,” ujar Fatur.

Diketahui, satu korban meninggal dunia ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.47 WITA. Korban tersebut telah teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia asal Spanyol. Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal dalam insiden tersebut menjadi dua orang, sementara dua lainnya masih belum ditemukan.

KM Putri Sakina diketahui membawa 11 orang saat kejadian, terdiri atas empat anak buah kapal dan tujuh penumpang, termasuk enam warga negara Spanyol dan satu pemandu wisata asal Indonesia. Kapal tersebut tenggelam pada Jumat 26 Desember 2025 malam di perairan Pulau Padar.

Sesaat setelah kejadian, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Sebanyak tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya sempat dinyatakan hilang. Hingga kini, pencarian terhadap dua korban WN Spanyol masih terus dilakukan. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com