Banjir Rendam Jalan Utama, Lalu Lintas Tersendat

BANJARMASIN — Banjir pasang kembali merendam sejumlah ruas jalan utama di Kota Banjarmasin pada Minggu (04/01/2026) dini hari. Genangan air setinggi betis orang dewasa membuat banyak sepeda motor mogok, memaksa aparat kepolisian turun langsung membantu pengendara di tengah lalu lintas yang masih padat.

Pemantauan dan evakuasi dilakukan Polresta Banjarmasin di Jalan Hasan Basry sekitar pukul 01.30 Wita. Di lokasi tersebut, air menutup dua jalur jalan dan kerap meninggi akibat gelombang kendaraan roda empat yang melintas.

Sejumlah kawasan di Banjarmasin mulai terendam sejak Sabtu malam (03/01). Beberapa ruas jalan yang terdampak di antaranya Jalan S. Parman, Jalan Pahlawan, Jalan Kelayan A dan B, Jalan Jafri Zam-zam, serta Jalan Hasan Basry. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Situasi di Jalan Hasan Basry masih terpantau ramai. Sejumlah pengendara memilih menepi dan memarkirkan sepeda motor di median jalan, sementara pengendara lain yang memaksakan melintas justru mengalami mogok. Satu unit mobil pikap milik Polresta Banjarmasin terlihat bolak-balik mengangkut motor yang mati mesin.

Kepala Bagian Operasi Polresta Banjarmasin, Kompol Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Kami fokus mengantisipasi masyarakat yang masih melintas, khususnya di Jalan Hasan Basry. Armada yang kami siapkan memang terbatas, tapi diharapkan bisa membantu pengendara yang mengalami kendala,” ujar Kompol Supriyanto setelah membantu menaikkan sepeda motor ke atas pikap.

Petugas di lapangan tampak sigap mengangkat sepeda motor yang mogok untuk kemudian diantar hingga ke tujuan pengendara. Langkah ini dilakukan setelah beberapa kali ditemukan kendaraan roda dua tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat mesin terendam air.

Salah satu pengendara, Supian, mengaku motornya mogok saat melintas di kawasan tersebut dan terpaksa kembali ke arah Handil Bakti dengan bantuan petugas. “Tadi motor saya mati di sana, ini mau kembali ke Handil Bakti,” ujar Supian singkat.

Selain mengevakuasi kendaraan, personel Polresta Banjarmasin juga mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat padatnya pengguna jalan pada malam akhir pekan di tengah genangan banjir.

Meski air dilaporkan mulai surut, ketinggiannya masih cukup membahayakan kendaraan bermotor. Kondisi serupa diperkirakan kembali terjadi pada malam berikutnya seiring fenomena pasang air laut.

Kompol Supriyanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari jalur rawan banjir.

“Kami sarankan pengendara roda dua tidak melintasi Jalan Hasan Basry karena masih ada pasang. Alternatif bisa melalui Banua Anyar karena kondisi air tidak separah di sini,” katanya.

Usai membantu pengendara di Jalan Hasan Basry, petugas kepolisian melanjutkan penyisiran ke titik-titik genangan terdalam lainnya. Kegiatan ini disebut akan terus dilakukan selama banjir pasang masih menggenangi Kota Banjarmasin.

“Kami terus memantau situasi. Berdasarkan informasi BMKG, potensi banjir pasang ini bisa berlangsung sampai tanggal 6 atau 7,” ujar Kompol Supriyanto. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com