BULUNGAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Selor, yang baru dibangun sekitar tiga tahun lalu, kini mengalami kerusakan pada hampir seluruh bagian bangunan. Retakan ditemukan di hampir setiap ruangan, menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas konstruksi fasilitas kesehatan tersebut. Menanggapi hal ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Rozana, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Direktur RSUD Tanjung Selor, Dr. Widodo, untuk memastikan langkah perbaikan yang diperlukan.
Rozana mengaku baru mengetahui tentang kondisi retakan tersebut setelah mendapatkan laporan dari beberapa pihak. Sebelumnya, ia sempat mengkritik kerusakan pada bagian atap RSUD yang mengalami kebocoran. Kerusakan tersebut sudah ditangani dengan cepat. Namun, kali ini, retakan yang terjadi di hampir seluruh bangunan memerlukan perhatian lebih lanjut.
“Saya baru tahu kalau bangunan itu mengalami retak-retak. Dulu saya memang pernah protes saat bagian atapnya jebol, dan itu langsung ditanggapi. Tapi untuk yang sekarang ini, saya baru dapat informasinya,” kata Rozana, Senin (10/03/2025).
Rozana menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan jika kerusakan yang terjadi memang berpengaruh pada struktur bangunan. Sebelum mengambil langkah lebih lanjut, ia berencana untuk berkonsultasi dengan Dr. Widodo agar memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kondisi yang sebenarnya.
“Nanti saya akan konsultasikan dengan Dr. Widodo, seperti apa kondisinya. Kalau memang betul retak dan harus diperbaiki, maka wajib diperbaiki. Kita tidak bisa menentukan sendiri, harus ada kajian dulu apakah retakan ini karena struktur bangunannya kurang kuat atau ada faktor lain,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rozana juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan fasilitas kesehatan. Sebagai tempat pelayanan publik yang vital, RSUD Tanjung Selor harus memiliki bangunan yang kokoh dan aman. Ia berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan rumah sakit ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Rozana juga berharap agar kualitas pengawasan dalam proyek pembangunan fasilitas publik di Kabupaten Bulungan lebih diperhatikan untuk menjamin keselamatan masyarakat. []
Redaksi03