Pemkab Kotim memastikan stok dan distribusi BBM tetap aman meski antrean di SPBU meningkat menjelang arus mudik Lebaran.
KOTAWARINGIN TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya tetap berjalan lancar menjelang Lebaran, meski antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sampit terlihat meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Wakil Bupati (Wabup) Kotim, Irawati, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan agar ketersediaan tetap terjaga dan distribusi berjalan normal. “Sesuai pesan Pertamina kepada masyarakat melalui kami, masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena distribusi berjalan lancar,” kata Irawati di Sampit, Jumat, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (20/03/2026).
Ia menjelaskan, kepastian tersebut diperoleh setelah menerima informasi langsung dari Kepala Depo Pertamina Sampit, Maulana Malik, dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (17/03/2026). Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa stok BBM subsidi maupun non-subsidi serta gas elpiji berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kotim.
Menurutnya, jaminan ketersediaan tersebut berlaku baik selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina maupun di luar periode tersebut. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pertamina juga telah mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM seiring meningkatnya aktivitas mudik Lebaran. Dengan perhitungan stok yang ada, kebutuhan masyarakat dipastikan tetap dapat terpenuhi tanpa gangguan distribusi.
“Untuk harga, BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan dan tetap sesuai ketentuan pemerintah, sementara BBM non-subsidi menyesuaikan dengan harga pasar,” demikian Irawati mengutip pernyataan pihak Pertamina.
Di sisi lain, peningkatan antrean kendaraan di SPBU di Sampit dalam beberapa hari terakhir dinilai sebagai dampak meningkatnya aktivitas masyarakat yang mempersiapkan perjalanan mudik dan kebutuhan lainnya. Meski demikian, pelayanan pengisian BBM dilaporkan tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Pemkab Kotim berharap masyarakat dapat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak terpengaruh isu kelangkaan yang dapat memicu kepanikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas distribusi dan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses BBM secara merata. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan