BERAU – Menyambut periode puncak curah hujan hingga awal 2026, Pemerintah Kabupaten Berau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu risiko bencana yang lebih besar, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diperintahkan untuk memperketat koordinasi dan mempercepat langkah preventif di wilayah rawan bencana. “Fokus kami saat ini adalah kesiapan lapangan. Personel, peralatan, jalur evakuasi, semuanya harus siap siaga. Pencegahan adalah kunci agar dampak bencana bisa ditekan,” katanya, Sabtu (03/01/2026).
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Rutin membersihkan drainase, memantau kondisi sekitar rumah, serta segera melapor jika menemukan potensi bahaya seperti retakan tanah, pohon rawan tumbang, atau sungai yang mulai meluap, merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko.
“Kami optimalkan posko siaga bencana dan melakukan patroli di kawasan rawan. Edukasi mitigasi juga ditingkatkan, khususnya bagi warga di bantaran sungai dan perbukitan,” jelas Sri Juniarsih.
Data kebencanaan nasional menunjukkan bahwa sebagian besar bencana di Indonesia dipicu faktor hidrometeorologi, seperti curah hujan tinggi dan angin kencang. Karena itu, pemerintah daerah menekankan bahwa respons darurat saja tidak cukup. Pencegahan berbasis komunitas harus menjadi langkah awal agar dampak bencana bisa diminimalkan.
“Sinergi semua pihak sangat penting. Pemerintah, aparat, dan masyarakat harus bergerak bersama. Tujuan kita bukan hanya siap saat bencana terjadi, tapi mampu meminimalkan risikonya sejak awal,” pungkas Bupati.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Berau berharap warga lebih siap menghadapi cuaca ekstrem, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan infrastruktur vital, sehingga potensi korban jiwa dan kerugian materi dapat ditekan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan