TANAH LAUT – Tragedi memilukan menimpa remaja perempuan berusia 13 tahun di Desa Kintap Kecil, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Peristiwa ini bermula dari hal sepele: sandal yang terjatuh ke lubang bekas tambang.
Menurut informasi yang dihimpun Sabtu (10/01/2026), korban sedang bermain di sekitar lubang eks tambang emas hitam yang kini tergenang air. Saat mencoba mengambil sandalnya, diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam lubang yang berisi air cukup dalam.
Kepala Desa Kintap Kecil, Tajuddin, menceritakan kronologi singkatnya. “Awalnya dia cuma ingin mengambil sandal yang jatuh di lubang bekas tambang,” ungkap Tajuddin.
Lubang bekas tambang di belakang STO Telkom Kintap memang dikenal berbahaya. Kedalamannya yang signifikan ditambah tergenangnya air membuat risiko kecelakaan semakin tinggi, apalagi di musim hujan seperti saat ini dengan curah hujan deras yang kerap membuat volume air meningkat.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (09/01/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Setelah mendapat laporan, warga setempat bersama Polsek Kintap, petugas pemadam kebakaran, relawan gabungan, serta BPBD dan Basarnas Tanah Laut melakukan operasi pencarian.
Korban ditemukan pada malam hari dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi dilakukan dan jenazah dibawa ke RSUD KH Mansyur, Kintap, sebelum diserahkan kepada keluarga.
Tragedi ini kembali menyoroti bahaya lubang eks tambang yang belum direklamasi, terutama yang berada dekat permukiman. Lubang-lubang ini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan anak-anak. Catatan media menunjukkan kasus serupa pernah terjadi sebelumnya di Kecamatan Kintap dan Jorong. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan