Gambar Ilustrasi

Bocah Tenggelam di Banjarmasin Ditemukan Tak Bernyawa

BANJARMASIN – Harapan keluarga dan warga akhirnya berujung duka. Setelah dua hari pencarian tanpa henti, bocah Husni (14) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Jalan Rahayu Komplek Gardu Mekar Indah RT 14 RW 01, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Husni sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Senin (05/01/2026) sekitar pukul 17.20 WITA saat bermain air bersama teman-temannya. Upaya pencarian melibatkan relawan gabungan dan Satpolair Polresta Banjarmasin, yang menyisir aliran sungai siang dan malam.

Korban akhirnya ditemukan pada Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 05.50 WITA, atau dua hari setelah kejadian. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam, tepatnya di sekitar koordinat 3°18’56.4″S 114°37’12.9″E.

Setelah ditemukan, jenazah Husni langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Jalan Pengambangan RT 06 RW 01, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Informasi penemuan korban juga beredar luas melalui media sosial relawan emergency. Salah satu relawan menuliskan kabar tersebut disertai waktu evakuasi. “Korban tenggelam telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan bersama relawan dan jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans PMI Kota Banjarmasin sekitar pukul 05.50 WITA,” tulis relawan emergency tersebut.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan penemuan korban. Ia menyampaikan bahwa keluarga korban memilih jenazah langsung dibawa ke rumah duka. “Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” ujar Dading.

Sebelumnya, pencarian Husni melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan kemanusiaan hingga personel Satpolair, dengan menggunakan peralatan waterproof rescue untuk menyisir aliran sungai.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Arya (15) dan Muhammad Faisal (14), korban sempat bermain air dengan cara saling bercanda dan menyelam. Namun, setelah beberapa kali masuk ke dalam air, korban tidak lagi muncul ke permukaan.

Kedua saksi mengaku sempat memperingatkan Husni agar tidak melewati batas aman yang ditandai dengan bambu di sungai. Namun peringatan tersebut tidak dihiraukan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada orang tua korban, Supian (50), sebelum diteruskan ke pihak emergency dan Satpolair Polresta Banjarmasin untuk dilakukan pencarian. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com