BONTANG – Program “Bontang Berzakat” kembali dilaksanakan pada Rabu (19/03/2025), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bontang.
Ketua Baznas Bontang menekankan pentingnya pemahaman tentang rukun Islam sebelum melaksanakan kewajiban zakat. “Sebelum melaksanakan rukun Islam yang keempat, yaitu puasa, kita harus menjalankan rukun Islam ketiga, yakni zakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang yang selalu mendukung semangat kami dalam melaksanakan tugas ini,” ujar Ketua Baznas Bontang.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, dana kas Baznas Bontang mengalami penurunan akibat kebijakan pemerintah pusat yang mengatur distribusi zakat tanpa penahanan dana. “Kami mohon maaf karena saat ini dana kas kami kosong. Namun, kami tetap optimis untuk terus membantu masyarakat melalui program ini,” tambahnya.
Wali Kota Bontang, Bunda Neni, menyampaikan bahwa sebelum adanya Peraturan Wali Kota (Perwali), dana zakat yang dikelola Baznas hanya mencapai Rp400 juta. Setelah diterapkannya Perwali tersebut, dana zakat yang terkumpul melonjak drastis menjadi Rp7 miliar.
“Alhamdulillah, tahun lalu zakat yang berhasil kami kumpulkan mencapai Rp7 miliar. Di bulan Ramadan ini, kami akan menyalurkan 5.000 paket senilai sekitar Rp230 juta,” kata Bunda Neni.
Bunda Neni juga menekankan pentingnya zakat sebagai kewajiban umat Islam, terutama selama bulan Ramadan. “Gerakan zakat ini luar biasa. Kita tidak boleh lalai, karena zakat adalah kewajiban setiap Muslim,” ujarnya.
Baznas Bontang juga turut berkontribusi dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem yang menjadi bagian dari 100 hari kerja Wali Kota Bontang, dengan menyumbangkan Rp1 juta setiap bulan.
Dengan mengucapkan bismillah, gerakan “Bontang Berzakat” resmi dimulai. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial di Kota Bontang. []
Penulis: Gusti Ferdyan | Penyunting: Nistia Endah