Gambar Ilustrasi

Buaya Masuk Wilayah Permukiman, Perangkap Dipasang

TANAH BUMBU — Kekhawatiran warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, memuncak setelah seekor buaya kerap terlihat mendekati kawasan permukiman di RT 1.

Laporan mengenai kemunculan predator air tersebut akhirnya mendorong tim Pemadam Kebakaran Posko Simpang Empat turun langsung ke lapangan pada Kamis (26/02/2026).

Kemunculan buaya di sekitar lingkungan warga dinilai berpotensi membahayakan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran aliran air.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan pengecekan lokasi dan mengidentifikasi titik-titik yang diduga menjadi jalur perlintasan satwa liar tersebut.

Setelah observasi dilakukan, tim memutuskan memasang kandang jebak sebagai langkah mitigasi risiko konflik antara manusia dan buaya.

Perangkap ditempatkan di area yang berdekatan dengan aliran air dan permukiman warga, lokasi yang disebut sering menjadi titik kemunculan hewan tersebut.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Sayikul Ansyari, menyebut pemasangan perangkap merupakan bentuk respons cepat atas keresahan masyarakat. “Kami segera memasang perangkap di kawasan yang dilaporkan warga sebagai jalur pergerakan buaya agar aktivitas masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Selain tindakan teknis, petugas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar perairan.

Warga diminta segera melapor apabila kembali melihat keberadaan buaya di lokasi lain agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Saat ini, kandang jebak telah dipasang dan terus dipantau secara berkala oleh tim Damkar.

Petugas berharap satwa tersebut segera masuk ke dalam perangkap sehingga dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan jauh dari lingkungan permukiman. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com