KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka Ramadan Fest 2026 yang diinisiasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Rabu (25/02/2026), sebagai wadah kolaborasi pemuda sekaligus penggerak ekonomi kreatif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ramadan Fest 2026 menghadirkan 37 stan UMKM terpilih yang menawarkan beragam produk kuliner dan kreatif. Selain mendorong perputaran ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang aktualisasi generasi muda melalui berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang.
Ketua DPD KNPI Kutai Timur, Avivurahman Al-Ghazali, dalam sambutannya memberikan klarifikasi terkait isu yang sempat beredar mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia membantah adanya tudingan pungutan liar (pungli) serta menegaskan bahwa seluruh proses telah melalui koordinasi dengan pihak terkait.
“Perlu kami sampaikan sebelum mengadakan Ramadan ini kami sudah berkoordinasi bersama dengan Pak Kapolres dalam hal ini diwakili oleh Polantas dengan Pak Kasatpol-PP kemarin dan Dinas Perhubungan serta dari Kecamatan. Kami sudah sudah izin kepada pihak-pihak yang terlibat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Ramadan Fest merupakan hasil kolaborasi bersama kelompok Cipayung yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, dan IMM sebagai bentuk persatuan pemuda di Kutai Timur.
Beragam lomba turut memeriahkan kegiatan ini, di antaranya lomba baca doa harian dan azan untuk tingkat TK/SD, lomba kultum dan budaya untuk tingkat SMP, serta lomba lari sprint 100 meter tingkat SMA dan umum yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari.
Sementara itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas inisiatif KNPI yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kontribusi pemuda dalam memaknai Ramadan.
“Ini adalah manifestasi KNPI yang memang luar biasa sebagai pemuda. Dalam rangka mengapresiasi bulan Ramadan, bulan yang memang sangat urgen dalam rangka meningkatkan apa saja yang ingin dilakukan, ingin dikaryakan dan sebagainya,” ujarnya.
Ardiansyah juga memuji pemilihan lokasi kegiatan di kawasan Sangatta Utara yang dinilai representatif dan strategis karena kerap digunakan sebagai area Car Free Day. Ia berharap Ramadan Fest dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
“Selamat bertanding kepada adik-adik yang SD, yang SMP, yang SMA dan umum. Selamat ramadan fest Kutai Timur tahun 2026 mudah-mudahan memberikan keberkahan kepada kita semua,” pungkasnya.
Melalui Ramadan Fest 2026, KNPI Kutai Timur berharap dapat terus menjadi motor penggerak kegiatan kepemudaan yang produktif, kreatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan