NUNUKAN – Kepala Markas Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Tengah, Laksamana Pertama Teguh Prasetya, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Senin (02/03/2026). Kedatangannya langsung disambut Bupati H. Irwan Sabri, sekaligus menegaskan sinergi pemerintah daerah dengan Bakamla dalam menjaga keamanan perairan.
Fokus utama kunjungan adalah koordinasi implementasi National Maritime Security System (NMSS) dan penggunaan Over The Horizon Radar (OTHR) untuk mengawasi jalur laut yang rawan. “Kami ingin Nunukan menjadi contoh sukses penerapan NMSS di Indonesia. Keamanan laut harus nyata, bukan sekadar wacana,” tegas Laksamana Teguh.
NMSS dikembangkan untuk memantau pergerakan kapal, mencegah illegal fishing, penyelundupan, hingga memastikan respons cepat atas dinamika laut. Laksamana Teguh menambahkan, sistem ini juga dilengkapi teknologi modern seperti radar jarak jauh, kamera pemantau, dan drone, yang memungkinkan patroli laut lebih efektif.
Bupati Nunukan menegaskan komitmen daerah untuk mendukung penuh program ini. “Kami siap bersinergi dengan Bakamla, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan memperkuat infrastruktur maritim agar wilayah perairan Nunukan lebih aman,” ujar Irwan Sabri.
Selain itu, pertemuan membahas langkah-langkah konkret implementasi NMSS, termasuk pelatihan SDM, integrasi sistem radar, dan penguatan fasilitas keamanan laut. Dengan rencana pembangunan 35 kantor NMSS di seluruh Indonesia, proyek ini ditargetkan rampung pada 2027, menjadikan pengawasan laut lebih modern dan efektif.
“Keamanan laut bukan hanya tanggung jawab Bakamla, tapi juga pemerintah daerah dan masyarakat. Sinergi ini penting agar perairan kita terjaga dari berbagai ancaman,” pungkas Laksamana Teguh.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa Nunukan menjadi salah satu prioritas dalam penguatan keamanan maritim di Indonesia timur. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan