Bupati PPU Salat Id di Masjid Agung, Tekankan Kebersamaan

Bupati PPU bersama Forkopimda melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Ikhlas sekaligus mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan dan nilai ketakwaan pasca-Ramadan.

PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Ikhlas, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Sabtu (21/03/2026), bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU dan masyarakat.

Pelaksanaan Salat Idulfitri di masjid terbesar di PPU tersebut berlangsung khusyuk dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta masyarakat yang memadati area masjid sejak pagi hari.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor

Dalam sambutannya, Bupati PPU menyampaikan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT sehingga masyarakat masih diberi kesempatan merayakan Hari Raya Idulfitri dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.

Ia menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan madrasah yang telah melatih umat Islam untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari meskipun Ramadan telah berakhir.

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, Bupati PPU menekankan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, keberhasilan Ramadan tidak hanya diukur dari intensitas ibadah selama bulan suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan akhlak setelahnya.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” kata Mudyat Noor.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun PPU yang unggul, berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing.

Selain itu, Bupati PPU menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta instansi terkait yang telah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan hingga Idulfitri, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan merayakan hari kemenangan dengan aman.

Pelaksanaan Salat Idulfitri ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat persatuan dalam mendukung pembangunan daerah ke depan. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com