gambar ilustrasi pasar murah

Bupati Tana Tidung Tinjau Pasar Murah, Ribuan Paket Sembako Disalurkan

TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali menggelar program pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Agung At-Taqwa, Tideng Pale, Senin (09/03/2026), dan mendapat sambutan antusias dari warga setempat.

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kunjungan itu, ia didampingi sejumlah pejabat daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kapolres, dan Dandim.

Selain meninjau pasar murah, sebelumnya Bupati juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko dan pasar untuk memantau harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

Ibrahim Ali menjelaskan bahwa program pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut pemerintah memberikan subsidi sehingga harga sejumlah bahan pokok dapat dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Program pasar murah ini memang kami siapkan sebagai bentuk campur tangan pemerintah daerah agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan,” ujar Ibrahim Ali di sela kegiatan.

Ia menuturkan bahwa program tersebut telah dilaksanakan di empat kecamatan di Kabupaten Tana Tidung. Secara keseluruhan, pemerintah daerah menyalurkan sekitar 4.000 paket sembako kepada masyarakat.

Menurutnya, sasaran utama dari program ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Kami memang memprioritaskan masyarakat kurang mampu. Total ada sekitar empat ribu paket sembako yang didistribusikan di empat kecamatan,” jelasnya.

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Sebagai contoh, harga telur yang biasanya mencapai sekitar Rp58 ribu per rak di pasaran dapat dibeli masyarakat dengan harga sekitar Rp48 ribu.

“Selisih harga yang diberikan berkisar sekitar sepuluh ribu rupiah dari harga normal. Kami berharap ini bisa membantu meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Fasilitator Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Tana Tidung, Ripa’i, mengatakan bahwa khusus untuk Desa Tideng Pale disiapkan sekitar 900 paket sembako.

Ia menjelaskan setiap paket berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti satu rak telur, lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, serta dua kilogram gula pasir. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah daerah.

“Besaran subsidi yang diberikan bervariasi, mulai dari sekitar Rp7.500 hingga Rp20 ribu untuk setiap item bahan pokok,” kata Ripa’i.

Ripa’i juga menyebutkan bahwa mekanisme pembelian menggunakan sistem kupon yang sebelumnya telah didistribusikan oleh pemerintah desa kepada warga yang dinilai berhak menerima.

“Pendataan penerima dilakukan oleh pemerintah desa karena mereka lebih memahami kondisi warganya. Kami hanya menyalurkan barang sesuai kupon yang sudah dibagikan,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan pasar murah ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga mampu menekan gejolak harga di pasar lokal. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com