Bus Bengkulu–Jakarta Oleng, Jalur Pesisir Barat Kembali Makan Korban

BENGKULU –  Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur penghubung lintas provinsi Sumatra. Sebuah bus penumpang milik PO Putra Raflesia yang melayani rute Bengkulu–Jakarta mengalami insiden di wilayah Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Kamis sore (25/12/2025). Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pekon Balam sekitar pukul 17.30 WIB dan sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Bus bernomor polisi BD 7153 AU diketahui berangkat dari Kota Bengkulu pada pukul 10.00 WIB dengan membawa sejumlah penumpang menuju Jakarta. Saat melintas di lokasi kejadian, bus tersebut berhadapan dengan sebuah truk bermuatan lohan yang datang dari arah berlawanan. Dalam kondisi jalan yang relatif sempit, kedua kendaraan diduga tidak memiliki cukup ruang untuk bermanuver secara aman.

Upaya pengemudi bus menghindari tabrakan langsung justru berujung pada kecelakaan. Bus kehilangan kendali dan menghantam pagar pengaman jalan, sementara truk lohan terbalik ke sisi jalan yang berlawanan. Benturan keras menyebabkan kerusakan serius pada kedua kendaraan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.

Salah seorang penumpang bus, Inal Lazi, menggambarkan detik-detik kejadian sebagai momen yang membuat penumpang panik. Ia menyebut kondisi di dalam bus sempat kacau akibat guncangan keras yang terjadi secara tiba-tiba.

“Situasinya sangat cepat. Bus mendadak oleng saat menghindari truk. Kami semua sempat terkejut, tapi syukurnya tidak ada yang mengalami luka berat,” kata Inal saat ditemui setelah kejadian.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi. Aparat mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan serta membantu proses pemindahan kendaraan yang rusak. Hingga malam hari, arus lalu lintas di sekitar lokasi mulai kembali normal meski masih diberlakukan pengawasan.

Kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan guna memastikan faktor utama penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, serta situasi jalan di lokasi kejadian. Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu ruas yang rawan kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat.

Seluruh penumpang bus telah dievakuasi ke tempat aman dan mendapatkan penanganan awal. Mereka menunggu tindak lanjut dari pihak perusahaan otobus terkait kelanjutan perjalanan. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian di jalur antarkota yang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama menjelang periode lalu lintas padat. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com