BONTANG – Aksi pencurian besi penutup selokan yang sempat menimbulkan keresahan di Kota Bontang akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria diamankan setelah diduga kuat menjadi pelaku pencurian fasilitas umum yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang mendapati sejumlah penutup drainase hilang di beberapa titik. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas pada malam hari.
Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, terlihat seorang pria beraksi seorang diri pada siang hari.
“Dari hasil analisis CCTV, pelaku terlihat memantau situasi sekitar terlebih dahulu sebelum mencopot besi penutup selokan,” ujar seorang petugas kepolisian saat dikonfirmasi, Senin (05/01/2026).
Dalam rekaman itu, pelaku tampak menggunakan sepeda motor Suzuki Spin 125 berwarna biru. Kendaraan tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku.
“Motor yang digunakan pelaku terekam cukup jelas. Dari situ kami lakukan penelusuran hingga akhirnya identitas pelaku berhasil kami ketahui,” jelasnya.
Besi penutup selokan yang dicuri diketahui berukuran sekitar 100 x 30 sentimeter. Setelah berhasil dilepaskan, pelaku meletakkan besi tersebut di bagian dek sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
Polisi menegaskan bahwa perbuatan pelaku telah memenuhi unsur tindak pidana pencurian. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani proses penyidikan. Kami juga mendalami apakah yang bersangkutan melakukan aksi serupa di lokasi lain,” kata petugas tersebut.
Selain itu, polisi juga menaruh perhatian pada kemungkinan adanya pihak penadah yang menampung hasil curian. Menurut kepolisian, pencurian fasilitas umum tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan masyarakat luas.
“Kami mengingatkan bahwa pencurian penutup selokan bisa berdampak fatal. Ini bukan sekadar pencurian biasa, tetapi menyangkut keselamatan orang banyak,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif warga, termasuk keberadaan CCTV, dinilai sangat membantu dalam mengungkap tindak kejahatan.
Dengan terungkapnya kasus ini, kepolisian berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus mencegah terulangnya pencurian fasilitas publik di Kota Bontang. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan