KOTAWARINGIN BARAT – Fenomena kemunculan ular di kawasan permukiman warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) cenderung meningkat menjelang akhir tahun. Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Kepala Dinas Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono, menjelaskan bahwa periode Oktober hingga Desember merupakan fase penting dalam siklus reproduksi ular. Pada rentang waktu tersebut, ular memasuki musim bertelur dan berkembang biak secara aktif. Dalam satu kali masa reproduksi, seekor ular dapat menghasilkan puluhan telur yang akan menetas dalam waktu sekitar dua bulan, sehingga populasi ular meningkat secara signifikan.
Menurut Dwi Agus, peningkatan populasi tersebut secara langsung memicu intensitas kemunculan ular di sekitar permukiman warga. Hal ini diperparah oleh kondisi lingkungan rumah yang menyediakan sumber makanan alami bagi ular. Keberadaan hewan kecil seperti tikus, cicak, dan katak di sekitar rumah menjadi faktor utama yang menarik ular mendekat, bahkan masuk ke dalam bangunan.
“Lingkungan rumah yang kurang bersih dan banyak menyimpan potensi sarang hewan pengerat akan lebih berisiko didatangi ular,” ujarnya saat ditemui, Selasa (23/12/2025).
Damkar Kobar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan rumah dan halaman. Warga disarankan menghindari penumpukan barang bekas, kayu, atau material lainnya yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular. Selain itu, semak-semak di sekitar rumah juga perlu dibersihkan secara rutin.
Dwi Agus menambahkan bahwa beberapa metode pencegahan sederhana dapat dilakukan, seperti meletakkan aroma atau pewangi tertentu di sudut rumah yang jarang dilalui manusia. Meski tidak sepenuhnya mengusir ular, cara tersebut dinilai cukup membantu mengurangi kemungkinan ular masuk ke dalam rumah.
Ia juga menegaskan bahwa situasi ini berbeda dengan awal tahun, ketika intensitas kemunculan ular relatif lebih rendah. Oleh sebab itu, menjelang akhir tahun, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap remeh keberadaan ular di sekitar lingkungan tempat tinggal. []
Admnin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan