NUNUKAN — Tren penurunan kasus kebakaran di Kabupaten Nunukan sepanjang 2025 menjadi sinyal positif efektivitas upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah. Dibandingkan lima tahun sebelumnya, jumlah insiden tercatat menurun, seiring gencarnya program edukasi dan sosialisasi yang dijalankan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Melalui Bidang Pencegahan, berbagai kegiatan penyuluhan terus digelar di beragam lokasi, mulai dari instansi pemerintahan, perbankan, perusahaan swasta, fasilitas kesehatan, hingga lingkungan pendidikan. Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran sekaligus langkah penanganan awal saat keadaan darurat.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Budi Haryanto, menyebut ribuan warga telah terlibat langsung dalam program edukasi tersebut sepanjang tahun lalu. “Selama 2025 tercatat sekitar 2.220 orang mengikuti penyuluhan secara langsung, belum termasuk kegiatan serupa yang dilakukan personel di tingkat kecamatan,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Rabu, (11/02/2026).
Menurutnya, peran pemadam kebakaran tidak hanya terbatas pada penanganan saat api sudah berkobar. Edukasi pencegahan justru menjadi langkah strategis untuk menekan risiko kerugian jiwa maupun harta benda. Karena itu, pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui pembentukan Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).
Keberadaan relawan dinilai penting, terutama di kawasan padat penduduk atau wilayah yang sulit dijangkau armada pemadam. Mereka diharapkan mampu melakukan penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi kejadian. “Melalui Redkar, kami ingin keterlibatan masyarakat semakin kuat sehingga ketahanan lingkungan terhadap ancaman kebakaran dapat meningkat,” kata Budi.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara edukasi, kesiapsiagaan relawan, dan respons cepat petugas mampu menjaga tren penurunan kebakaran tetap berlanjut pada tahun-tahun mendatang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan