Dari Tanjung Selor ke Nasional, Madrasah Ini Jadi Sorotan

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan madrasah di Kalimantan Utara mendapat sorotan di tingkat nasional. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bulungan dipercaya menjadi perwakilan provinsi dalam Program Ramadhan 2026 M/1447 H POV (Pendis On Vlog) yang digagas Humas Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Program tersebut melibatkan satuan pendidikan pilihan dari 36 provinsi di Indonesia. Penunjukan MIN 1 Bulungan menjadi representasi Kalimantan Utara dinilai sebagai pengakuan atas kreativitas, inovasi, serta kemampuan literasi digital peserta didik madrasah di daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Muh. Saleh, menyebut kepercayaan nasional ini sebagai capaian penting bagi pengembangan pendidikan madrasah di wilayahnya. “Terpilihnya MIN 1 Bulungan menunjukkan bahwa madrasah di daerah memiliki kapasitas untuk berkreasi, beradaptasi dengan teknologi, dan bersaing di tingkat nasional,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Atara, Kamis (05/02/2026) .

Menurut dia, keberhasilan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat transformasi madrasah agar semakin unggul, moderat, dan kompetitif. “Madrasah bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya lokal. Harapannya, pencapaian ini memotivasi madrasah lain di Kalimantan Utara untuk terus melahirkan inovasi,” katanya.

Dalam pelaksanaan Program POV Ramadhan 2026, peserta didik diminta mendokumentasikan aktivitas keseharian di sekolah selama bulan suci melalui video vlog. Setiap daerah didorong menampilkan ciri khas lokal sebagai identitas budaya.

MIN 1 Bulungan memilih menghadirkan bahasa daerah Bulungan dalam kontennya serta memperkenalkan kuliner tradisional Lawa. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah melalui media digital.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara berharap keterlibatan MIN 1 Bulungan dapat mempertegas peran madrasah sebagai pelopor literasi digital yang tetap berpijak pada nilai keislaman dan kearifan lokal. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com