Gambar ilustrasi

Delapan Hari Tanpa Kabar, Anak Perempuan Ditemukan Polisi

MEMPAWAH – Setelah delapan hari dilaporkan menghilang, seorang anak perempuan asal Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Korban ditemukan di wilayah Jalan Karet, Kota Pontianak, pada Minggu (04/01/2026), bersama seorang pria dewasa yang tidak dikenal oleh pihak keluarga.

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian panjang yang dilakukan keluarga dibantu aparat kepolisian sejak korban tidak kembali ke rumah sejak akhir Desember 2025. Informasi penemuan korban pertama kali diterima keluarga pada Minggu siang, sebelum kemudian pihak kepolisian bergerak mengamankan situasi.

Salah satu anggota keluarga korban mengaku lega sekaligus terkejut saat mengetahui anak tersebut ditemukan dalam kondisi selamat. “Kami bersyukur anak kami ditemukan, tapi kami juga kaget karena dia bersama orang yang tidak kami kenal sama sekali,” ujar seorang kerabat korban saat ditemui.

Berdasarkan informasi awal, korban diduga dibawa pergi oleh pria tersebut sejak 27 Desember 2025. Selama masa kehilangan, keluarga mengaku tidak mendapatkan kabar apa pun terkait keberadaan korban, sehingga memutuskan melapor ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti temuan tersebut, aparat kepolisian langsung mengamankan pria yang bersama korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terduga pelaku kemudian dibawa ke Markas Polresta Pontianak guna mendalami motif serta kronologi kejadian.

“Kami mengamankan seorang pria dewasa yang diduga membawa anak tersebut sejak akhir Desember. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar seorang petugas kepolisian yang menangani kasus tersebut.

Polisi juga memastikan kondisi korban dalam keadaan aman dan telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Selain itu, korban akan mendapatkan pendampingan untuk memastikan kondisi fisik dan psikologisnya tetap terjaga.

“Kami memastikan anak berada dalam kondisi selamat. Untuk proses selanjutnya, kami akan melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan keterangan tambahan,” kata petugas tersebut.

Sebelumnya, keluarga korban telah melakukan berbagai upaya pencarian secara mandiri, termasuk menyebarkan informasi kehilangan ke lingkungan sekitar dan media sosial. Namun, hingga beberapa hari berlalu, keberadaan korban tidak diketahui.

Kasus ini kini menjadi perhatian aparat kepolisian, terutama karena menyangkut dugaan pelarian anak di bawah umur. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak serta segera melapor jika menemukan indikasi yang mencurigakan. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com