Detik-Detik Kobra Sepanjang 1 Meter Ditangkap di Rumah Warga

NUNUKAN – Warga di Kecamatan Sebatik Timur sempat dibuat tegang setelah seekor ular kobra berukuran besar tiba-tiba masuk ke dalam sebuah rumah pada Senin (09/03/2026) pagi. Ular berbisa tersebut ditemukan berada di rumah milik Rohmad Slamet (61) yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, RT 09, Sungai Nyamuk.

Peristiwa itu terjadi saat Rohmad tengah menjalankan ibadah tadarus Al-Qur’an setelah menunaikan salat subuh. Tanpa diduga, ia melihat seekor ular kobra dengan panjang lebih dari satu meter merayap masuk melalui celah pintu belakang rumahnya.

Rohmad mengaku sempat terkejut melihat keberadaan ular tersebut di dalam rumah. Namun ia memilih tetap tenang dan mengawasi pergerakan hewan tersebut dari kejauhan.

Ular kobra tersebut kemudian bergerak masuk ke dalam kamar dan bersembunyi di bagian bawah lemari pakaian.

“Saya sedang tadarus setelah salat subuh, tiba-tiba melihat ular kobra masuk lewat celah pintu belakang. Saya hanya mengawasi dari jauh sampai akhirnya ular itu berhenti di bawah lemari,” ujar Rohmad saat menceritakan kejadian tersebut, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Senin (09/03/2026).

Merasa khawatir dengan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan, Rohmad segera menghubungi petugas Rescue Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Sebatik Timur untuk meminta bantuan evakuasi.

Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan khusus penanganan ular serta mengenakan alat pelindung diri.

Komandan regu rescue, Aris, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan untuk memastikan posisi ular.

Menurutnya, ular kobra tersebut memang berada di bawah lemari pakaian sesuai dengan laporan pemilik rumah. “Begitu tiba di lokasi, kami langsung melakukan pengecekan di area rumah dan memastikan posisi ular berada di bawah lemari pakaian,” kata Aris.

Demi menghindari risiko gigitan ular yang berbahaya, petugas meminta pemilik rumah dan anggota keluarga lainnya menjauh dari area evakuasi.

Proses penangkapan dilakukan dengan hati-hati. Petugas berupaya memancing ular agar keluar dari tempat persembunyiannya dengan cara sedikit menggeser lemari.

Setelah ular terlihat, petugas dengan cepat menjepit tubuh ular menggunakan stik penangkap khusus. “Kami memancing ular keluar dari persembunyian dengan menggeser lemari. Begitu ular muncul, stik langsung digunakan untuk menjepit tubuhnya hingga berhasil diamankan,” jelas Aris.

Ular kobra tersebut akhirnya berhasil ditangkap tanpa menimbulkan korban jiwa. Petugas kemudian membawa ular tersebut untuk diamankan agar tidak kembali membahayakan warga.

Aris juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah kemunculan hewan berbisa seperti ular. “Masyarakat sebaiknya menjaga kebersihan lingkungan rumah dan tidak menumpuk barang-barang yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Jika menemukan hewan berbisa, segera hubungi petugas agar dapat ditangani dengan aman,” pungkasnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com