BARITO TIMUR – Warga Kelurahan Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dikejutkan oleh aksi nekat seorang pria yang memanjat menara telekomunikasi Telkomsel tanpa perlengkapan keselamatan, Jumat (02/01/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi di tengah aktivitas warga dan langsung memicu kepanikan karena pria itu berada di ketinggian puluhan meter.
Aksi berbahaya tersebut dengan cepat menarik perhatian masyarakat sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di lokasi. Banyak warga menghentikan kendaraan untuk menyaksikan proses penyelamatan, sementara sebagian lainnya memilih melapor ke aparat kepolisian dan relawan setempat guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria yang identitasnya belum diketahui itu diduga tengah mengalami tekanan psikologis. Dugaan tersebut muncul karena perilakunya dinilai tidak wajar serta berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran luas di tengah masyarakat, mengingat lokasi tower berada di kawasan yang cukup ramai.
Menanggapi laporan warga, aparat Kepolisian Sektor Dusun Tengah segera menuju tempat kejadian perkara. Petugas melakukan upaya pendekatan secara persuasif sambil berkoordinasi dengan unsur relawan dan masyarakat sekitar. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena posisi korban berada di atas menara tanpa alat pengaman.
Wakil Kepala Polsek Dusun Tengah, Iptu Abadi Rohmat, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat demi menghindari risiko jatuhnya korban jiwa. “Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang pria yang memanjat tower dan diduga ingin melakukan tindakan berbahaya. Begitu laporan masuk, anggota langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses komunikasi menjadi kunci utama dalam upaya penyelamatan tersebut. Petugas berusaha menenangkan pria itu agar tidak melakukan tindakan nekat. “Pendekatan kami lakukan secara humanis. Alhamdulillah, sekitar pukul 14.10 WIB yang bersangkutan berhasil kami bujuk dan diturunkan dalam keadaan selamat,” tambahnya.
Setelah berhasil dievakuasi, pria tersebut langsung diamankan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Aparat memastikan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait latar belakang kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami motif aksi tersebut, termasuk kondisi kejiwaan pria bersangkutan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama jika melihat tanda-tanda seseorang mengalami tekanan mental.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya perhatian serius terhadap isu kesehatan mental di tengah masyarakat, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan