LAMPUNG – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) terjadi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera pada Sabtu (14/03/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi di Kilometer 91 jalur A wilayah Kabupaten Lampung Selatan sekitar pukul 01.30 WIB. Bus milik perusahaan otobus Transport Ekspres Jaya yang melayani rute Jakarta menuju Padang dilaporkan menabrak bagian belakang sebuah truk yang melaju di jalur yang sama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, bus tersebut mengangkut sekitar 60 penumpang saat kecelakaan terjadi. Diduga pengemudi mengalami kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi ketika mengemudi.
Benturan antara bus dan truk tidak dapat dihindari setelah kendaraan yang dikemudikan sopir bus tiba-tiba bergerak tidak stabil. Bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah akibat kerasnya tabrakan.
Petugas kepolisian yang menangani kejadian tersebut menduga kecelakaan dipicu oleh kondisi pengemudi yang mengantuk saat berkendara. Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Pos Induk Kotabaru, Ipda Purnama Sekala Putra, menjelaskan bahwa kedua kendaraan awalnya melaju dari arah yang sama sebelum kecelakaan terjadi.
Menurutnya, saat bus tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat sehingga kendaraan menabrak truk yang berada di depannya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pengemudi bus diduga mengalami microsleep ketika melintas di Km 91 jalur A. Kondisi tersebut menyebabkan bus menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya,” jelas Purnama.
Akibat kecelakaan tersebut, tujuh penumpang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka cukup serius, sementara lima penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Selain korban luka, para penumpang lainnya juga sempat dievakuasi menuju Pos Induk Tol Kotabaru di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, untuk menunggu penanganan lebih lanjut.
Salah satu penumpang bus, Ulik (53), mengaku sempat merasa kesulitan mendapatkan bantuan setelah kecelakaan terjadi. Ia menuturkan para penumpang harus menunggu cukup lama sebelum mendapatkan penanganan dari pihak perusahaan bus.
“Setelah kecelakaan terjadi, kami sempat menunggu cukup lama tanpa adanya bantuan yang memadai. Bahkan ada anak-anak yang mulai kelaparan karena tidak ada makanan atau minuman yang disediakan,” ujar Ulik.
Ia menambahkan bahwa dirinya sempat menjalani perawatan medis karena mengalami luka pada bagian hidung. Namun setelah mendapatkan penanganan awal, ia memilih tidak dirawat inap karena ingin tetap bersama keluarganya yang juga berada di lokasi kejadian.
“Saya sempat mendapat perawatan di rumah sakit akibat luka di hidung. Namun saya memutuskan tidak menjalani rawat inap karena ada keluarga yang harus saya dampingi,” katanya.
Hingga Sabtu siang, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan