Diduga Mesin Overheat, Mobil Terbakar di Jalan Raya Jakarta–Bogor

JAWA BARAT – Sebuah mobil dilaporkan terbakar di ruas Jalan Raya Jakarta–Bogor, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis dini hari, Kamis (12/03/2026). Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar karena kobaran api terlihat cukup besar dari kendaraan yang berada di pinggir jalan.

Kebakaran kendaraan itu terjadi sekitar pukul 00.38 WIB. Berdasarkan keterangan petugas pemadam kebakaran, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kondisi mesin kendaraan yang mengalami panas berlebih atau overheat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan sumber api berasal dari bagian mesin kendaraan yang mengalami peningkatan suhu secara ekstrem. Kondisi tersebut diduga diperparah oleh adanya kebocoran bahan bakar.

“Dari hasil penanganan di lapangan, kendaraan terbakar akibat mesin yang mengalami overheat. Situasi itu kemudian memicu percikan api, terlebih terdapat kebocoran bahan bakar pada kendaraan,” ujar Yudi saat memberikan keterangan, Kamis (12/03/2026).

Api dengan cepat membakar sebagian besar bagian mobil sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha membantu dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar sehingga membutuhkan penanganan petugas.

Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan atau kendaraan lain di sekitar area tersebut.

Menurut Yudi, kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Ia mengatakan petugas langsung melakukan prosedur pemadaman standar untuk kendaraan yang terbakar.

“Regu yang bertugas bergerak cepat begitu menerima laporan. Penanganan yang dilakukan berhasil mengisolasi api sehingga tidak menyebar ke bangunan maupun objek lain di sekitar lokasi,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan metode pendinginan atau cooling system untuk menurunkan suhu di area kendaraan yang terbakar. Metode tersebut dinilai efektif untuk mencegah api muncul kembali setelah proses pemadaman utama dilakukan.

Setelah kurang dari 30 menit penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat terbakar.

Meski menimbulkan kerusakan pada kendaraan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Pihak berwenang memastikan situasi di lokasi kembali aman setelah proses pemadaman selesai dilakukan.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para pengendara agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama bagian mesin dan sistem bahan bakar. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran akibat kerusakan teknis saat kendaraan digunakan di jalan. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com