KOTAWARINGIN TIMUR – Upaya menggagalkan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur berujung tragis. Seorang petugas keamanan, Angga Hasibuan, mengalami luka berat setelah diserang terduga pelaku menggunakan parang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (04/02/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di Blok G07 Divisi 1 SMNE PT KMB, Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang. Saat itu, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Region 1 sedang melakukan patroli rutin di area perkebunan.
Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas mencurigai sebuah mobil pikap merah yang diduga mengangkut hasil curian TBS. Kendaraan tersebut kemudian dikejar hingga akhirnya berhasil dihentikan di wilayah Desa Tumbang Boloi.
Namun situasi berubah tegang ketika terduga pelaku berinisial LY melakukan perlawanan dengan senjata tajam. “Pelaku tiba-tiba mengayunkan parang ke arah petugas. Kondisi langsung kacau dan anggota berusaha menyelamatkan diri,” ujar Angga saat memberikan keterangan, Kamis (05/02/2026).
Dalam kondisi tersebut, Angga tertinggal dari rekan-rekannya dan menjadi sasaran serangan. Ia mengalami luka serius di bagian kepala, tangan kiri, lipatan betis bagian dalam, serta pergelangan kaki belakang akibat sabetan senjata tajam. “Saya tidak sempat menghindar. Beberapa kali sabetan mengenai tubuh saya,” katanya.
Rekan-rekan korban segera meminta bantuan tambahan dari Mankam dan Askam Region 1 untuk mengamankan lokasi. Tim bantuan tiba sekitar pukul 22.53 WIB dan langsung mengevakuasi korban dari tempat kejadian.
Korban sempat mendapat penanganan awal di klinik perusahaan sebelum dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit karena luka yang cukup parah. “Korban harus dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut karena mengalami luka serius,” ujar salah satu petugas penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan bersama aparat penegak hukum masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku serta mendalami unsur pidana dalam kasus penyerangan tersebut. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan