Dua Tahun Menumpang, Kini SMAN 5 Resmi Berdiri

TARAKAN – Setelah hampir dua tahun menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan memanfaatkan fasilitas sekolah lain, SMA Negeri 5 Tarakan akhirnya menempati gedung permanen milik sendiri. Peresmian bangunan yang berdiri di Jalan Khasanudin I, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, dilakukan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, Rabu (25/02/2026).

Keberadaan gedung baru tersebut menandai berakhirnya masa “menumpang” di SMP Negeri 14 Tarakan, yang selama ini menjadi lokasi sementara kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut sebelumnya kerap menjadi perhatian, mengingat keterbatasan ruang dan kebutuhan sarana pendidikan yang terus meningkat.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menekankan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan menengah atas. Ia memastikan para siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas baru itu.

“Mulai awal pekan depan para siswa sudah bisa mengikuti kegiatan belajar di gedung ini. Dengan demikian, tidak ada lagi pembelajaran yang bergabung di sekolah lain,” ujarnya saat peresmian.

Menurutnya, realisasi pembangunan SMAN 5 Tarakan tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Lahan sekolah berasal dari hibah masyarakat, sementara pembiayaan pembangunan diperoleh melalui pengajuan anggaran ke pemerintah pusat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Ia menambahkan, pola kolaborasi seperti ini akan terus didorong untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah. “Apabila tersedia lahan hibah lagi, pemerintah provinsi siap memperjuangkan anggaran pembangunan sekolah baru,” tegasnya.

Zainal juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Komisi IV, yang dinilainya konsisten mengawal proses sejak tahap hibah lahan hingga pembangunan rampung.

Ke depan, pengembangan fasilitas masih terbuka. Area sekolah dinilai cukup luas untuk penambahan ruang kelas maupun sarana penunjang lain. Bahkan, akses jalan menuju lokasi sekolah telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun ini guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga sekolah.

Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan memprioritaskan pembangunan sekolah baru berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, terutama dengan mempertimbangkan jumlah lulusan SMP di tiap wilayah. “Jika daya tampung belum mencukupi, tentu akan menjadi perhatian untuk dibangun unit sekolah baru,” katanya.

Dengan diresmikannya gedung ini, diharapkan proses belajar mengajar di SMAN 5 Tarakan dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan lingkungan pendidikan yang layak bagi para siswa. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com