gambar ilustrasi

Gadis 20 Tahun Hilang di Desa Jango, Tim Gabungan Sisir Pegunungan

BARITO TIMUR – Upaya menemukan seorang perempuan muda yang dilaporkan hilang di Desa Jango, Kecamatan Petangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, memasuki hari ketiga dengan strategi pencarian yang diperluas. Tim gabungan menyisir kawasan pegunungan dan permukiman setelah korban diduga terakhir terlihat bergerak ke arah gunung.

Korban diketahui bernama Hani Sapitri (20), warga Desa Jango, yang meninggalkan rumah sejak Rabu, 28 Januari 2026. Sejak laporan diterima, aparat kepolisian bersama Basarnas, BPBD, TNI, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian secara intensif.

Pada Sabtu, (31/01/2026) pencarian difokuskan di wilayah desa dan area gunung yang berada tepat di depan rumah korban. Lokasi tersebut dianggap krusial karena menjadi arah terakhir yang dituju korban sebelum dinyatakan hilang.

Keterangan keluarga menyebutkan, Hani terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi terburu-buru menuju arah gunung. Saat itu, korban mengenakan daster berwarna gelap bermotif terang dan tidak menggunakan alas kaki, sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait keselamatannya.

Untuk memaksimalkan pencarian, tim gabungan menggelar koordinasi terpadu yang dipimpin oleh Basarnas Provinsi Kalimantan Tengah. Dari hasil koordinasi tersebut, pencarian dibagi ke dalam tiga regu yang menyisir sektor berbeda dengan dukungan penunjuk arah dari warga lokal yang memahami medan.

Kapolsek Petangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, menyatakan bahwa kepolisian memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini, mengingat kondisi korban yang membutuhkan perlakuan khusus.

“Fokus kami bukan hanya menemukan korban, tetapi memastikan seluruh personel dan relawan tetap aman selama penyisiran. Medan cukup ekstrem dan tidak bisa dianggap ringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencarian dilakukan secara bertahap dan sistematis, dengan mengutamakan koordinasi antartim di lapangan.

“Kami berharap masyarakat ikut mendukung dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang bisa membantu mengarah pada keberadaan korban,” katanya.

Penyisiran dilakukan hingga sore hari dengan metode pencarian berpencar di sektor-sektor yang telah ditentukan. Namun hingga pukul 17.00 WIB, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun petunjuk yang mengarah secara pasti.

Atas pertimbangan kondisi fisik tim dan keselamatan bersama, pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan kembali dilanjutkan keesokan harinya mulai pukul 07.00 WIB.

Diketahui, Hani Sapitri tinggal bersama orang tua dan keluarganya serta memiliki keterbatasan mental sejak lahir. Kondisi tersebut membuat proses pencarian menjadi perhatian serius seluruh pihak yang terlibat.

Polsek Petangkep Tutui memastikan perkembangan terbaru akan terus disampaikan kepada pimpinan dan masyarakat seiring berjalannya proses pencarian. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com