HULU SUNGAI SELATAN – Sebuah mobil jenis MPV mengalami kecelakaan tunggal di kawasan pegunungan Meratus, tepatnya di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Minggu (11/01/2026) pagi. Kendaraan tersebut dilaporkan terperosok keluar badan jalan setelah gagal menanjak di jalur yang dikenal memiliki kontur curam.
Mobil Toyota Avanza berwarna putih itu diketahui melaju dari arah Kota Kandangan menuju kawasan wisata Loksado. Namun, saat melintasi tanjakan Batu Bangkai, kendaraan tersebut tidak mampu melanjutkan perjalanan dan akhirnya tergelincir ke sisi jalan.
Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut sempat beredar melalui grup emergency HSS. Dalam pesan yang beredar, relawan menyebutkan adanya kendaraan yang masuk jurang dan meminta bantuan dari pihak terdekat di wilayah Loksado untuk membantu proses evakuasi.
Kabar tersebut dibenarkan oleh salah seorang warga Loksado, Pahrani. Ia menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di jalur tanjakan sebelum pos retribusi wisata Loksado.
“Tanjakannya memang cukup tinggi. Kejadiannya sebelum pos retribusi Loksado, tepat di perbatasan Desa Lumpangi dan Hulu Banyu,” ujar Pahrani melalui pesan singkat.
Kapolres Hulu Sungai Selatan AKBP Awaluddin Syam melalui Kapolsek Loksado, Ipda Roni Priyanto, juga membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Ia mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 Wita di tanjakan Batu Bangkai, Desa Lumpangi.
“Kendaraan datang dari arah Kandangan menuju wisata Loksado. Saat sampai di tanjakan Batu Bangkai, mobil tidak kuat menanjak dan akhirnya terjatuh keluar badan jalan,” jelas Ipda Roni.
Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka ringan akibat benturan saat kendaraan terperosok.
“Jumlah penumpang ada lima orang. Sopir mengalami luka ringan, Aprilika mengalami lecet di siku kanan serta memar di lutut dan paha kanan, sementara Danang juga mengalami luka ringan,” katanya.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan oleh petugas Polsek Loksado dibantu warga sekitar. Mobil dievakuasi dengan cara ditarik kembali ke badan jalan beraspal menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya diderek.
“Evakuasi dilakukan bersama warga dengan menarik kendaraan ke jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” ungkap Ipda Roni.
Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan Meratus, khususnya di kawasan Loksado yang memiliki tanjakan curam dan kondisi jalan yang menantang, terutama bagi kendaraan bermuatan penuh. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan