Gambar ilustrasi

Gangguan Jiwa Diduga Picu Aksi Lompat ke Sungai

BANJAR – Ketegangan menyelimuti warga Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, sejak Minggu (28/12/2025) sore. Seorang warga bernama Saidi (40) dilaporkan hilang setelah diduga nekat melompat ke sungai yang berada tak jauh dari kawasan permukiman penduduk. Hingga Senin malam, keberadaan korban masih belum diketahui.

Peristiwa tersebut terjadi menjelang malam hari dan sempat disaksikan oleh sejumlah warga sekitar. Berdasarkan keterangan masyarakat, Saidi yang diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan sempat menunjukkan perilaku tidak terkendali sebelum akhirnya berlari ke arah sungai dan melompat ke dalam air.

Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa situasi berlangsung sangat cepat dan mengejutkan. “Tiba-tiba dia mengamuk dan langsung menuju sungai. Kami tidak sempat mencegah karena kejadiannya sangat singkat,” ujarnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera berusaha melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, derasnya arus sungai dan minimnya penerangan membuat upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Demi menghindari risiko lebih besar, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.

Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin sekitar pukul 20.00 Wita. Informasi awal disampaikan oleh Dedi, anggota Rescue 911 Banjarmasin, yang turut membantu koordinasi di lapangan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue SAR Banjarmasin langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 32 kilometer dari kantor SAR.

Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana. Ia mengatakan bahwa pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor risiko, terutama kondisi arus sungai dan keselamatan personel.

“Kami tetap melakukan pencarian secara maksimal, namun keselamatan tim juga menjadi prioritas utama, mengingat arus sungai cukup kuat dan pencarian dilakukan pada malam hari,” kata Putu.

Dalam operasi tersebut, SAR Banjarmasin melibatkan unsur gabungan, mulai dari Polsek Aluh-Aluh, Koramil setempat, relawan, hingga masyarakat sekitar. Sejumlah peralatan water rescue seperti perahu karet dan alat komunikasi turut dikerahkan untuk mendukung pencarian.

Pihak SAR juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban. Hingga berita ini diturunkan, Saidi masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus berlanjut.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap warga dengan gangguan kejiwaan, terutama dalam pengawasan dan pendampingan, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com