MURUNG RAYA — Upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga gas elpiji bersubsidi menjelang Hari Raya Idul Fitri mendapat apresiasi dari DPRD Murung Raya. Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menilai langkah Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) yang menggelar operasi pasar elpiji 3 kilogram sebagai kebijakan yang tepat untuk membantu masyarakat.
Operasi pasar tersebut menyediakan gas elpiji bersubsidi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp29.250 per tabung, sehingga masyarakat dapat membeli gas dengan harga yang lebih terjangkau.
Dina mengatakan kegiatan operasi pasar ini sangat relevan dilakukan pada bulan Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Menurutnya, keberadaan elpiji dengan harga resmi pemerintah dapat membantu masyarakat menghindari lonjakan harga yang kerap terjadi di tingkat pengecer.
“Langkah ini patut diapresiasi karena memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan elpiji subsidi dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Dina di Puruk Cahu, Kamis (05/03/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai kebijakan operasi pasar tidak hanya menjaga keterjangkauan harga, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan elpiji bersubsidi secara bijak serta tidak membeli dalam jumlah berlebihan.
“Gas elpiji tiga kilogram diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Karena itu, penggunaannya harus sesuai kebutuhan agar ketersediaannya tetap terjaga bagi yang benar-benar berhak,” katanya.
Selain itu, DPRD Murung Raya mendorong pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan distribusi elpiji di lapangan, baik di tingkat pangkalan maupun pengecer.
“Distribusi harus diawasi secara ketat supaya penyaluran elpiji subsidi tidak disalahgunakan dan benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskop UKM Perindag Murung Raya, Roy Chahyadi, menjelaskan operasi pasar elpiji tersebut digelar untuk membantu masyarakat selama bulan Ramadan sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut Roy, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga agar masyarakat tetap dapat memperoleh elpiji dengan harga yang sesuai aturan.
“Operasi pasar ini kami lakukan agar masyarakat dapat memperoleh elpiji bersubsidi dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya selama Ramadan hingga menjelang Lebaran,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas distribusi elpiji bersubsidi di wilayah Murung Raya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan