Gambar Ilustrasi

Geger! Pria Ditemukan Tergantung di Pohon Rambutan Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Warga Desa Sari Mulya, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria yang tergantung di pohon rambutan pada Selasa (10/03/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Peristiwa tersebut langsung membuat warga sekitar geger.

Korban diketahui berinisial AR (34), warga Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di kawasan tersebut saat perjalanan pulang dari Pasar Wadai di Desa Sari Mulya.

Kapolres Tanah Bumbu melalui Kapolsek Sungai Loban, Kity Tokan, membenarkan adanya laporan terkait penemuan pria yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di wilayah RT 02 RW 01 Desa Sari Mulya.

Menurut keterangan saksi bernama Ahmad Sakhabuddin, ia awalnya tidak menyadari kejadian tersebut. Namun ketika melintas di dekat bangunan kos-kosan, ia melihat sosok tubuh yang tergantung di pohon rambutan di samping bangunan tersebut.

Merasa terkejut, saksi kemudian segera melaporkan temuannya kepada aparat desa. Informasi tersebut lalu diteruskan kepada pihak kepolisian di Polsek Sungai Loban untuk dilakukan penanganan.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jasad korban dievakuasi menuju fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Menurut keterangan istri korban, kejadian ini diduga akibat korban mengalami depresi dikarenakan terlilit hutang akibat kebiasaan bermain judi online,” ujar Kity Tokan.

Dari hasil pemeriksaan medis, tim kesehatan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian dipastikan akibat jeratan tali pada bagian leher.

Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tali berwarna biru yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.

Pihak kepolisian kemudian meminta keterangan dari keluarga korban guna mengetahui latar belakang kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diduga mengalami tekanan mental akibat persoalan ekonomi.

Utang yang menumpuk disebut berkaitan dengan kebiasaan korban bermain judi daring dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memicu stres berkepanjangan.

Setelah proses visum selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang di sekitar mereka. Kepedulian keluarga maupun lingkungan dinilai penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com