PASER – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser melalui Bidang Kebudayaan terus menggencarkan pelestarian budaya lokal dengan menyasar generasi muda. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah “Gerakan Seniman Masuk Sekolah”, sebuah inisiatif yang menghadirkan para pelaku seni tradisi langsung ke lingkungan sekolah.
Program ini dilaksanakan sebagai respons atas semakin berkurangnya jumlah pelaku seni tradisional di Kabupaten Paser. Pemerintah daerah menilai perlu adanya langkah konkret agar kesenian lokal tetap hidup dan dikenal oleh pelajar sejak dini.

Andi Darnisa, salah satu staf Bidang Kebudayaan Disdikbud Paser, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam program ini lebih menitikberatkan pada praktik langsung dibandingkan teori semata. ” jadi para seniman itu masuk ke sekolah-sekolah. Biasanya kami bagi ke beberapa sekolah, untuk memberikan pembelajaran seni budaya. Tidak hanya mencangkup teori, tapi juga fokus pada praktek langsung”, jelasnya saat ditemui di kantor Dinas Kebudayaan Paser Senin (02/03/2026).
Program tersebut menyasar pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Setiap tahun, sekolah yang menjadi lokasi kegiatan dipilih secara bergantian agar pemerataan manfaat dapat dirasakan secara luas.
Menurut Andi, pada tahun 2025 program ini telah menjangkau 10 sekolah. “Untuk tahun 2025 kemarin ada 10 sekolah yang kami datangi. Anggarannya kita berbagi dengan pusat, jadi 5 sekolah diakomodasi dinas pendidikan dan kebudayaan Paser, lima lagi dana dari pusat”, tambahnya.
Setiap sekolah mendapatkan materi kesenian yang berbeda-beda, disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing. Bentuk pembelajaran meliputi seni tari, musik tradisional, hingga kesenian daerah lainnya. Sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi, kegiatan ditutup dengan pagelaran seni yang melibatkan para siswa.
“jadi program ini nanti akan di tutup dengan pagelaran seni yang menampilkan berbagai macam kesenian dari hasil pembelajaran sista tersebut”, pungkasnya.
Melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Disdikbud Paser berharap generasi muda tidak lagi memandang budaya sebagai sesuatu yang kuno atau tertinggal zaman. Sebaliknya, budaya lokal diharapkan menjadi identitas yang dibanggakan dan diwariskan secara berkelanjutan di Kabupaten Paser. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan