GKII Mahulu Gelar Retreat Perkaria di Kampung Rukun Damai

MAHAKAM ULU – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar kegiatan Retreat Perkaria di Kampung Rukun Damai, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu, Kamis (05/02/2026). Kegiatan pembinaan rohani tersebut diikuti jemaat Perkaria dari berbagai wilayah di Mahulu dan berlangsung selama tiga hari dua malam.

Ketua Panitia Retreat Perkaria GKII Mahulu, Devidson, menjelaskan bahwa peserta berasal dari sejumlah jemaat, antara lain GKII Ujoh Bilang, Batu Majang, Rukun Damai sebagai tuan rumah, Pulau Merah, Datah Bilang Baru, Datah Bilang Ulu, serta Datah Bilang Ilir. Secara keseluruhan, peserta merupakan anggota Perkaria GKII se-Kabupaten Mahulu.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 70 hingga 75 peserta Perkaria. Jika ditambah dengan jemaat lokal di Rukun Damai, total yang terlibat mencapai sekitar 150 orang,” ujar Devidson.

Perkaria merupakan singkatan dari Perkumpulan Kaum Pria, yakni wadah pembinaan bagi laki-laki yang telah berkeluarga di lingkungan GKII. Melalui kegiatan retreat ini, peserta diajak mempererat persaudaraan, menjaga silaturahmi antarsesama jemaat, serta saling membangun dalam kehidupan iman.

“Makna utama kegiatan ini adalah kebersamaan. Kami ingin mempererat nilai persaudaraan dan menumbuhkan semangat saling membangun di antara sesama kaum pria GKII,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai kepala keluarga, anggota Perkaria diharapkan terus bertumbuh dalam iman dan kasih, baik di lingkungan gereja maupun dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari.

Pada awalnya, retreat dirancang sebagai kegiatan rekreasi rohani. Namun, kondisi cuaca yang kurang mendukung membuat panitia mengalihkan fokus pada pembinaan rohani dan penguatan kebersamaan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan pada hari pertama. Hari kedua diisi materi pembinaan rohani, seminar, serta diskusi. Pada sore harinya, peserta mengikuti olahraga bersama sebagai sarana mempererat kebersamaan. Kegiatan kemudian ditutup pada hari ketiga yang diakhiri dengan kepulangan peserta ke daerah masing-masing.

“Walaupun cuaca kurang mendukung dan sebagian besar peserta berprofesi sebagai petani yang sedang sibuk di ladang, antusiasme peserta tetap tinggi,” jelas Devidson.

Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pendanaan. Meski demikian, semangat pelayanan tetap terjaga hingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Dana kegiatan bersumber dari iuran jemaat, kontribusi peserta, serta aksi dana dari masing-masing jemaat,” ungkapnya.

Panitia juga menyiapkan akomodasi bagi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung guna memastikan kenyamanan selama mengikuti rangkaian retreat.

Kegiatan Retreat Perkaria GKII Mahulu turut dihadiri Wakil Bupati Mahulu Suhuk serta Anggota DPRD Mahulu Gohen Merang Sapulete. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan moral terhadap pembinaan iman dan penguatan kebersamaan jemaat di wilayah tersebut.

Melalui retreat ini, GKII Mahakam Ulu berharap nilai kekeluargaan, iman, dan kasih semakin tertanam dalam diri anggota Perkaria, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi keluarga, gereja, maupun masyarakat luas. []

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com