Graha Bukit Biru Tawarkan Rumah Subsidi Siap Huni

KUTAI KARTANEGARA – Perumahan Subsidi Graha Bukit Biru yang berlokasi di kawasan perkotaan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, menawarkan hunian siap huni (ready stock) dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Perumahan ini mengusung konsep rumah tunggal dengan desain minimalis modern dan nuansa alami.

Hal tersebut disampaikan Frima selaku marketing Perumahan Graha Bukit Biru saat diwawancarai pada Senin (2/2/2026). Ia menjelaskan, Graha Bukit Biru merupakan program rumah subsidi dengan tipe bangunan 36, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga muda maupun masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama.

“Harga jual rumah subsidi di Graha Bukit Biru sebesar Rp182 juta per unit. Skema pembelian melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan angsuran flat mulai sekitar Rp1,1 juta hingga Rp1,8 juta per bulan, tergantung tenor kredit 10, 15, atau 20 tahun,” jelas Frima.

Ia menambahkan, KPR subsidi tersebut disalurkan melalui Bank Mandiri sesuai ketentuan dan suku bunga yang berlaku dalam program perumahan subsidi pemerintah. Untuk uang muka (DP), konsumen cukup membayar sebesar Rp1,82 juta.

Saat ini, kata Frima, tersedia enam unit rumah yang sudah siap huni, dengan bangunan baru yang selesai dikerjakan pada bulan lalu. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, serta halaman dengan sisa tanah di bagian samping dan belakang rumah.

“Berbeda dengan perumahan subsidi pada umumnya yang bertipe gandeng atau couple, Graha Bukit Biru menggunakan konsep rumah tunggal. Karena itu, terdapat kelebihan tanah sekitar tiga meter. Untuk kelebihan tanah ini dikenakan biaya tambahan sekitar Rp12 juta dan dapat dicicil oleh konsumen,” ujarnya.

Dari sisi legalitas, Frima memastikan bahwa status lahan dan bangunan telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM), sehingga memberikan rasa aman bagi pembeli. Harga rumah juga sudah termasuk BPHTB, sertifikat, listrik 900 watt, dan air bersih.

Selain angsuran bulanan, calon pembeli perlu menyiapkan biaya tambahan berupa administrasi bank, notaris, dan peningkatan sertifikat dengan total sekitar Rp13,37 juta. Seluruh proses pembayaran dilakukan secara resmi melalui rekening perusahaan pengembang.

Untuk fasilitas kawasan, lingkungan perumahan telah dilengkapi akses jalan cor dan paving yang memadai. Lokasinya juga dinilai strategis karena berada sekitar satu kilometer dari pusat Kota Tenggarong, dekat dengan SPBU, fasilitas pendidikan, rumah sakit, perkantoran, Polres Kutai Kartanegara, serta kawasan wisata Pulau Kumala.

“Lokasi menjadi salah satu keunggulan utama Graha Bukit Biru karena berada di pusat aktivitas kota dan sangat cocok bagi masyarakat yang bekerja di wilayah Tenggarong,” tambah Frima.

Ia menegaskan, pihak pengembang membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut maupun melakukan pemesanan unit. Seluruh proses pembelian akan didampingi oleh tim marketing untuk memastikan kemudahan, kejelasan persyaratan, serta transparansi hingga tahap akad kredit.

Dengan harga terjangkau, status legalitas jelas, unit terbatas yang siap huni, serta lokasi strategis, Perumahan Subsidi Graha Bukit Biru diharapkan dapat menjadi solusi hunian layak bagi masyarakat Tenggarong dan sekitarnya. []

Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com