Gambar Ilustrasi

Hilang di Sungai Rungan, Pegawai Cilacap Ditemukan Tak Bernyawa

GUNUNG MAS – Tragedi menggemparkan terjadi di Sungai Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Seorang pegawai swasta, Dwi Fangga Ali (32), tewas terseret arus saat memancing bersama tiga rekannya, Minggu (01/02/2026).

Korban, warga Cilacap, Jawa Tengah, dikabarkan hilang setelah arus sungai yang deras menyeretnya di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, sekitar pukul 11.00 WIB. Rekan-rekannya berupaya menolong, namun kuatnya arus dan kurangnya kemampuan berenang membuat usaha itu gagal.

“Begitu mengetahui korban terseret arus, kami langsung berusaha menyelamatkan, tapi arus sangat deras. Kami hanya bisa melihatnya hanyut,” kata salah seorang teman korban yang turut berada di lokasi.

Pencarian dilakukan secara masif oleh tim gabungan Polri, TNI, Basarnas Kalteng, BPBD Gunung Mas, warga setempat, serta dukungan perusahaan lokal. Perahu karet dan perahu warga diterjunkan untuk menelusuri setiap sudut sungai.

Kapolsek Rungan, Ipda M Helmi Hakim, mengungkapkan, “Kami tidak berhenti melakukan penyisiran sejak hari pertama. Semua unsur dikerahkan agar korban segera ditemukan.”

Upaya panjang itu membuahkan hasil pada Selasa (03/02/2026) pukul 06.00 WIB, saat jenazah korban ditemukan di Desa Luwuk Langkuas, Kecamatan Rungan. Tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah ke RS Pratama Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, untuk proses visum sebelum dikembalikan ke kampung halaman di Cilacap, Jawa Tengah.

“Jenazah akan diterbangkan ke Cilacap Utara agar keluarga dapat memakamkan dengan layak. Ini semua berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak yang tidak kenal lelah,” ujar Helmi.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berada di sungai, terutama saat arus deras dan cuaca tidak menentu. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com