Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Muhammad Adit, bocah 8 tahun yang ditemukan mengapung di Sungai Pesaguan setelah dilaporkan hilang sejak sehari sebelumnya.
KETAPANG – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Muhammad Adit, bocah berusia 8 tahun yang ditemukan mengapung di Sungai Pesaguan, Desa Tumbang Titi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (28/08/2026) sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah berpamitan kepada ibunya untuk bermain pada Kamis (27/08/2026).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tumbang Titi Dadan Vandyana mengatakan, jasad Adit ditemukan warga setelah pencarian dilakukan sejak malam hingga Jumat pagi.
“Benar hari ini sekitar pukul 09.00 WIB, telah ditemukan jasad bocah laki-laki yang ditemukan warga mengapung di Sungai Pesaguan Desa Tumbang Titi,” ungkap Dadan sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Jumat, (28/08/2026).
Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah informasi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur kekerasan.
“Korban yang ditemukan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Untuk penyebab pasti kematian korban sedang dalam penyelidikan polisi,” tuturnya.
Sebelum ditemukan meninggal, Adit diketahui sempat menonton lomba panjat pinang bersama ibunya pada Kamis sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah kegiatan tersebut, korban meminta izin kepada ibunya untuk pergi bermain bersama teman-temannya.
“Jadi usai nonton panjat pinang, korban berpamitan kepada ibunya untuk bermain bersama temanya, tapi hingga malam hari korban tak kunjung pulang. Pencarian langsung dilakukan dari malam hingga pagi hari,” ujar Dadan.
Karena korban tidak kunjung kembali hingga malam, keluarga kemudian melakukan pencarian. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tumbang Titi bersama keluarga dan warga turut menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat korban berada.
Pencarian tersebut berakhir setelah warga menemukan jasad seorang anak laki-laki dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Pesaguan. Polisi kemudian melakukan identifikasi untuk memastikan identitas korban.
“Hasil identifikasi korban bernama Muhammad Adit (8) warga Dusun Sukabangun, Desa Tumbang Titi, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga,” jelasnya.
Polisi hingga kini masih mendalami aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal serta mengumpulkan keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan diharapkan dapat memastikan penyebab kematian Adit sekaligus menjelaskan rangkaian peristiwa sejak korban terakhir kali terlihat hingga ditemukan di Sungai Pesaguan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan