HIMKLA Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Long Apari

Mahasiswa melalui HIMKLA membuka penggalangan donasi untuk membantu korban kebakaran di Kampung Tiong Bu’u yang menghanguskan enam rumah dan satu TK.

MAHAKAM ULU – Himpunan Mahasiswa Kecamatan Long Apari (HIMKLA) menggalang donasi untuk membantu korban kebakaran di Kampung Tiong Bu’u, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), yang terjadi pada Sabtu (14/03/2026), dengan membuka posko bantuan di Samarinda dan Ujoh Bilang.

Aksi solidaritas tersebut dilakukan sebagai respons atas musibah kebakaran yang menghanguskan enam unit rumah warga dan satu bangunan Taman Kanak-kanak (TK), tanpa menimbulkan korban jiwa.

Ketua Umum (Ketum) HIMKLA Benediktus Sava mengatakan, inisiatif penggalangan bantuan muncul dari rasa kepedulian mahasiswa terhadap kampung halaman mereka yang terdampak bencana.

“Banyak teman-teman kami berasal dari Kampung Tiong Bu’u. Karena itu kami merasa terpanggil untuk ikut membantu warga yang terdampak kebakaran tersebut,” ujar Sava saat diwawancarai di Samarinda, Senin (16/03/2026).

Menurutnya, HIMKLA membuka penggalangan bantuan berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga bantuan dana yang akan disalurkan langsung kepada korban.

“Kami mengajak teman-teman mahasiswa, organisasi, maupun masyarakat luas untuk ikut membantu. Bantuan bisa berupa barang ataupun dana tunai yang nantinya akan kami salurkan kepada warga yang terdampak,” jelasnya.

Untuk mempermudah penyaluran bantuan, HIMKLA membuka posko donasi di Samarinda dan Ujoh Bilang dengan memanfaatkan rumah pribadi sebagai titik pengumpulan bantuan. Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menghubungi kontak panitia.

Sava menambahkan, kondisi geografis Long Apari yang relatif jauh dari akses perkotaan menjadi kendala tersendiri dalam penyaluran bantuan sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Wilayah Long Apari cukup jauh dari akses kota. Karena itu kami berharap solidaritas dari berbagai pihak dapat membantu meringankan beban warga yang sedang mengalami musibah ini,” katanya saat diwawancarai melalui telepon.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan mengatakan kebakaran terjadi pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 19.30 WITA dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.40 WITA oleh masyarakat bersama aparat.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WITA di Kampung Tiong Bu’u, Kecamatan Long Apari. Dalam peristiwa tersebut terdapat enam rumah warga dan satu bangunan TK yang terbakar. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu melalui BPBD dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) telah menyalurkan bantuan darurat kepada korban.

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui BPBD dan Dinas Sosial P2PA telah menyalurkan bantuan darurat kepada para korban berupa sembako, selimut, tikar, terpal, handuk serta perlengkapan bayi untuk membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak,” tambahnya.

Selain itu, Dinsos P2PA Mahulu akan melakukan pendataan lanjutan sebagai dasar pemberian santunan kepada korban sesuai ketentuan yang berlaku.

Agus juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya terkait penggunaan kompor dan instalasi listrik di rumah.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memperhatikan penggunaan kompor serta instalasi jaringan listrik di rumah masing-masing,” pungkasnya. []

Penulis:  Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com