Gambar ilustrasi

HR-V Ringsek Usai Tergelincir di Jalan Basah

TANAH LAUT – Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, sejak pagi hari kembali memicu risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang basah dan licin menjadi ancaman nyata bagi para pengendara, khususnya di jalur-jalur utama dengan arus kendaraan cukup padat.

Salah satu kecelakaan terjadi di ruas jalan Pelaihari–Jorong pada Senin (05/01/2026) sekitar pukul 11.45 Wita. Sebuah mobil minibus jenis Honda HR-V berwarna merah dilaporkan terbalik di bahu jalan. Informasi mengenai insiden tersebut dengan cepat beredar di berbagai grup percakapan media sosial warga Tanah Laut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, peristiwa kecelakaan itu terjadi di wilayah Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar. Mobil mengalami kerusakan cukup parah setelah terguling hingga posisi terbalik sempurna. Bagian atap kendaraan terlihat menempel ke aspal, sementara bagian depan mobil menghadap ke arah parit di sisi jalan.

Sejumlah warga yang melintas di lokasi kejadian sempat berhenti untuk memastikan kondisi pengemudi. Beruntung, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa tersebut. Pengemudi disebut berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat sesaat setelah kecelakaan terjadi.

Salah seorang warga Pelaihari yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kondisi jalan saat kejadian memang licin akibat hujan yang belum reda sepenuhnya. Ia menduga kecelakaan dipicu oleh hilangnya kendali kendaraan secara tiba-tiba.

“Kelihatannya pengemudi sempat kaget, lalu banting setir. Kondisi jalan licin, jadi mobil langsung tergelincir dan terbalik,” ujarnya.

Relawan emergency Tanah Laut yang turut datang ke lokasi memastikan bahwa insiden tersebut hanya menimbulkan kerugian materi. Kendaraan mengalami kerusakan pada beberapa bagian, namun tidak berdampak pada arus lalu lintas di jalur Pelaihari–Jorong.

“Situasi aman dan terkendali. Tidak ada korban, lalu lintas tetap berjalan normal meski pengendara diminta ekstra hati-hati,” kata relawan tersebut.

Hingga siang hari, hujan ringan masih mengguyur kawasan tersebut, membuat permukaan jalan tetap basah dan rawan licin. Aparat dan relawan mengimbau para pengguna jalan agar menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima saat melintas di tengah cuaca buruk.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa faktor cuaca memiliki peran besar dalam keselamatan berlalu lintas. Kewaspadaan dan kehati-hatian pengendara menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan serupa terulang. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com