HULU SUNGAI UTARA – Gelombang keprihatinan terhadap proses penegakan hukum di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengemuka melalui aksi damai ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan di Amuntai, Selasa (23/12/2025). Aksi tersebut menjadi simbol kegelisahan generasi muda terhadap pentingnya transparansi dan keadilan hukum di daerahnya.
Meski hujan mengguyur sejak awal kegiatan, massa aksi tetap bertahan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Jalan A. Yani. Para peserta mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol duka dan keprihatinan atas kondisi penegakan hukum yang dinilai perlu terus diawasi. Dengan duduk melantai di atas aspal, mereka menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa tindakan anarkis.
Aksi ini mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Hulu Sungai Utara yang dibantu personel Batalyon C Pelopor Brimob Tabalong. Sejumlah kendaraan taktis seperti Barracuda, water cannon, hingga truk Dalmas disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif. Meski demikian, suasana aksi berlangsung damai dan terkendali.
Salah satu peserta aksi, Khaidir Yahya, menyampaikan bahwa gerakan tersebut lahir dari kesadaran moral pemuda dan tidak memiliki kepentingan politik atau agenda tersembunyi. Ia menegaskan, para pemuda turun ke jalan semata-mata untuk mengingatkan pentingnya supremasi hukum yang bersih dan berkeadilan, tanpa intervensi pihak mana pun.
Menurutnya, aksi tersebut bertujuan mendorong aparat penegak hukum agar bekerja secara terbuka, profesional, dan menuntaskan setiap proses hukum tanpa pandang bulu. Ia juga menekankan bahwa kehadiran pemuda di ruang publik merupakan bentuk partisipasi aktif dalam menjaga marwah hukum di daerah.
Komitmen pengawalan proses hukum itu turut disuarakan melalui sejumlah tagar, seperti #KawalOTTHSU, #KawalHukumSampaiTuntas, dan #HSUHarusBersih. Tagar-tagar tersebut menjadi simbol perlawanan moral sekaligus seruan agar penegakan hukum tidak berhenti di tengah jalan.
Para penggagas aksi juga mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan di Hulu Sungai Utara untuk terus menyampaikan aspirasi secara damai, santun, dan berlandaskan hukum. Mereka menilai, suara kolektif pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan positif di daerah.
Di lokasi aksi, tampak Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto serta perwakilan Kejaksaan Negeri HSU, Kasi Barang Bukti Andris. Melalui Pelaksana Sementara Kasi Humas Polres HSU, Iptu Asep, kepolisian memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia menyampaikan bahwa peserta aksi dinilai kooperatif dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan