HUT ke-358 Samarinda Dimeriahkan Kejuaraan Billiard Nasional

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Turnamen Wali Kota Samarinda 10 Ball Billiard Championship Open Handicap 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-358 Kota Samarinda. Kejuaraan olahraga tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, pada Sabtu (17/01/2026) di Quantum Billiard, Jalan Pelita, Samarinda.

Turnamen ini menjadi salah satu agenda olahraga unggulan dalam perayaan HUT Kota Samarinda. Puluhan atlet billiard dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian, bahkan sejumlah peserta datang dari luar provinsi. Kehadiran atlet lintas daerah tersebut menjadikan kejuaraan berlangsung kompetitif sekaligus terbuka, serta menjadi sarana silaturahmi antarpegiat olahraga billiard.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia menilai turnamen billiard tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pembinaan atlet yang berpotensi mengharumkan nama daerah.

“Tentunya kita bersyukur dapat berkumpul pada siang hari ini bersama atlet dan ini semua sebagai syukur kita dalam rangka ulang tahun kota Samarinda ke depannya tidak hanya menjadi sebuah olahraga tentunya dapat menjadi prestasi,” ujar Saefudin, sapaan akrabnya ini.

Menurut Saefudin, olahraga billiard memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara profesional. Apabila ditekuni secara serius dan berkelanjutan, cabang olahraga ini diyakini mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi para pelakunya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Samarinda dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Kejuaraan seperti ini diharapkan bisa berkesinambungan sehingga melahirkan bibit-bibit atlet yang berkualitas dan mampu menambah perolehan medali bagi Samarinda,” kata mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim ini.

Sementara itu, Ketua POBSI Samarinda, Saur Parsaoran, menjelaskan bahwa turnamen dilaksanakan selama enam hari, mulai dari babak penyisihan hingga partai final. Tahapan penyisihan telah berlangsung sejak 13 hingga 16 Januari 2026, sedangkan babak utama digelar pada 17 dan 18 Januari 2026.

“Turnamen ini mulai dari penyisihan sampai ke final itu 6 hari, jadi kami sudah melaksanakan penyisihan itu mulai tanggal 13 sampai 16 sekarang ini tanggal 17 dan 18 itu babak utama dari 64 player, untuk hari ini akan menjadi babak 32, kemudian besok itu hari Minggu tanggal 18 itu dari babak 8 besar,” tutur Saur, sapaan akrabnya ini.

Ia menambahkan, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kaltim, tetapi juga dari Sulawesi. Namun, dominasi peserta tetap datang dari Samarinda dan Tenggarong, yang mencerminkan tingginya minat serta perkembangan olahraga billiard di daerah tersebut.

“Peserta ini ada yang dari Sulawesi dan dari hampir seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur, terutama yang banyak itu adalah dari Tenggarong dan Samarinda,” jelas Saur.

Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta. Juara pertama memperoleh Rp40 juta, juara kedua Rp15 juta, sementara juara ketiga dan keempat masing-masing menerima Rp6 juta. Selain hadiah utama, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize dari sponsor.

“Total hadiah Rp 100 juta yakni juara pertamanya itu Rp40 juta, juara keduanya 15 juta dan juara 3 dan 4 itu 6 juta serta ada doorprise merupakan sumbangan dari sponsor seperti owner billiard quantum dan juga dari hotel horison Samarinda,” tutup Saur. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com