KOTABARU – Kebakaran hebat mengguncang kawasan industri Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, pada Senin (12/01/2026). Pabrik pemurnian bijih besi milik PT Sebuku Feroaloy Perkasa (SFP) dilanda amukan api yang menyebabkan kerusakan serius pada fasilitas produksi serta melukai sejumlah karyawan.
Dalam peristiwa tersebut, tujuh pekerja dilaporkan mengalami luka-luka. Dua di antaranya menderita luka berat dan harus segera mendapatkan penanganan medis intensif, sementara lima pekerja lainnya mengalami luka ringan akibat paparan panas dan percikan api.
Kobaran api yang cepat membesar memicu kepanikan di area pabrik. Para pekerja berusaha menyelamatkan diri di tengah asap pekat dan situasi darurat. Insiden itu menyisakan trauma bagi korban serta pekerja lain yang berada di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti insiden tersebut, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotabaru bersama personel Polsek Pulau Sebuku langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan memasang garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pada Rabu (14/01/2026), Polres Kotabaru menyampaikan bahwa proses penyelidikan telah dimulai dengan mengumpulkan barang bukti di lapangan. Fokus utama penyelidikan diarahkan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja.
Kasatreskrim Polres Kotabaru, AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, menjelaskan bahwa tim penyidik masih bekerja mendalami kronologi kejadian. Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri titik awal munculnya api di area pabrik.
Selain itu, setiap sudut lokasi yang terdampak kebakaran akan disisir guna memperoleh gambaran utuh peristiwa tersebut. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap penyebab kebakaran secara menyeluruh demi memberikan kepastian hukum serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan