Investor Jepang Turun Lapangan, Proyek Vital IKN Digarap

PENAJAM PASER UTARA – Otorita IKN menerima kunjungan besar dari Japan External Trade Organization (JETRO) pada Kamis (29/01/2026). Puluhan perusahaan Jepang lintas sektor, sebanyak 34 perusahaan, hadir untuk berdialog dan memantau langsung kesiapan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Tidak hanya bersifat seremoni, kunjungan ini melibatkan 60 delegasi dari berbagai bidang, termasuk perbankan, industri permesinan, ketenagalistrikan, material, jasa, dan pangan. Para delegasi diajak langsung meninjau lokasi proyek-proyek strategis, mulai dari Rumah Susun ASN 1, Bendungan Sepaku Semoi, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), hingga Bandara VVIP IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut hangat delegasi Jepang dan menegaskan harapannya agar ketertarikan investor segera berbuah komitmen nyata. “Kehadiran 60 tokoh bisnis Jepang ini memberi sinyal positif bagi perkembangan Ibu Kota Nusantara. Saya ingin kunjungan ini berujung pada investasi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Basuki saat membuka dialog di Multifunction Hall Kantor Bersama 4.

Presiden Direktur JETRO Jakarta, Shinji Hurai, mengaku terkesan dengan kesiapan lapangan dan keterbukaan Otorita IKN. “Ini pertama kali saya menjejakkan kaki di Ibu Kota Nusantara. Fasilitas yang diberikan Otorita IKN sangat membantu kami memahami potensi investasi di sini,” kata Shinji.

Menurut Shinji, kombinasi teknologi dan modal Jepang dapat menjadi katalisator untuk mempercepat pembangunan kota modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. “Kami melihat banyak peluang di berbagai sektor. Kerja sama ini bukan sekadar proyek, tapi investasi jangka panjang bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Kunjungan JETRO menjadi momentum penting bagi IKN untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi strategis di Asia Tenggara. Dengan hadirnya investor Jepang, Otorita IKN optimistis pembangunan Nusantara akan semakin cepat, efisien, dan berstandar internasional.

Selain itu, beberapa proyek yang dikunjungi delegasi Jepang kini memasuki tahap finalisasi. Observasi langsung memungkinkan calon investor menilai kelayakan teknis dan operasional, sekaligus membuka peluang kerjasama di sektor energi, infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan.

Basuki menambahkan, ke depan Otorita IKN akan terus memfasilitasi dialog serupa dengan investor dari negara lain agar Nusantara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Asia Tenggara. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kunjungan investor membawa dampak nyata, bukan sekadar formalitas. Ini bagian dari strategi membangun kota modern yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, IKN Nusantara kini tampil sebagai magnet investasi, siap menjadi contoh pembangunan kota masa depan yang menggabungkan teknologi, ekologi, dan ekonomi dalam satu paket. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com