Isu Gas 3 Kg Ditimbun, Polsek Muara Badak Bongkar Fakta di Lapangan

KUTAI KARTANEGARA – Isu dugaan penimbunan tabung gas elpiji 3 kilogram yang sempat ramai di media sosial akhirnya mendapat respons aparat kepolisian. Unit Reserse Kriminal Polsek Muara Badak turun langsung melakukan pengecekan lapangan pada Selasa (03/03/2026), menyusul unggahan viral di akun Facebook Berita Muara Badak.

Klarifikasi dilakukan di salah satu pangkalan elpiji di Desa Gas Alam, Badak 1, yang disebut-sebut dalam unggahan tersebut. Polisi mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Kapolres Bontang melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Danang menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya praktik penimbunan sebagaimana yang dituduhkan.

Menurutnya, tabung-tabung gas yang terlihat menumpuk di lokasi merupakan bagian dari mekanisme distribusi resmi. Lokasi tersebut tidak hanya melayani warga Desa Gas Alam, tetapi juga difungsikan sebagai titik bongkar muat dan pendataan tabung oleh agen elpiji Muara Badak sebelum disalurkan ke sejumlah pangkalan lain.

Ia menjelaskan, tabung yang berada di tempat itu merupakan alokasi untuk lima pangkalan di Kecamatan Muara Badak, yakni Pangkalan Gas Alam, Pangkalan Toko 5, Pangkalan Tanjung Limau, Pangkalan Badak Baru, dan Pangkalan Pasar Badak 1.

“Tabung yang ada di lokasi itu sedang dalam proses pencatatan dan penghitungan. Setelah administrasi selesai, langsung didistribusikan ke masing-masing pangkalan sesuai kuota,” terang Iptu Danang.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pembelian elpiji subsidi 3 kilogram di pangkalan resmi wajib menggunakan kartu tanda penduduk (KTP). Aturan tersebut diterapkan agar distribusi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Jika menemukan dugaan pelanggaran, warga diminta melapor kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti secara resmi.

“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi elpiji bersubsidi. Namun masyarakat juga diharapkan bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi,” tegasnya.

Kepolisian memastikan pemantauan distribusi gas bersubsidi tetap berjalan guna menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mencegah potensi penyimpangan di lapangan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com