HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kembali diguncang rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam waktu berdekatan pada Sabtu (17/01/2026). Dua insiden terpisah tersebut menimbulkan dampak serius, mulai dari meninggalnya seorang pelajar sekolah dasar hingga seorang pesepeda yang mengalami luka berat dan tak sadarkan diri.
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Kesatria, Desa Birayang Timur, Kecamatan Batang Alai Selatan. Korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun berinisial MIS, siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Wawai. Peristiwa nahas ini terjadi ketika korban tengah bersepeda bersama seorang temannya di kawasan yang oleh warga setempat dikenal sebagai wilayah Koba.
Berdasarkan keterangan sementara dari kepolisian, korban diduga kehilangan keseimbangan saat mengayuh sepeda hingga terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah belakang. Kondisi jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat menghindar maupun melakukan pengereman secara maksimal.
“Situasi terjadi sangat cepat. Pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar setelah korban terjatuh ke jalur kendaraan,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres HST, Aipda Syamsuddin Noor, saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, tubuh korban terlindas kendaraan berat dan menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas Unit Laka Lantas Polres HST yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP serta mengamankan pengemudi truk guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, kecelakaan lalu lintas lainnya terjadi di Jalan Lingkar Kapar–Walangsi, Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai, sekitar pukul 08.30 Wita. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan sepeda pancal yang dikendarai oleh warga setempat.
Sepeda motor yang dikemudikan pria berinisial M, warga Desa Kahakan, melaju dari arah Walangsi. Dari arah berlawanan, seorang pesepeda asal Rasak Gambah diduga hendak menyeberang jalan namun terlihat ragu saat berada di tengah lajur. Dalam kondisi jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan pesepeda mengalami luka serius di bagian kepala disertai pendarahan hebat hingga tak sadarkan diri. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Haji Damanhuri Barabai untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pengendara sepeda motor hanya mengalami luka lecet ringan.
Rangkaian kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya di jalur-jalur yang kerap dilalui kendaraan berat serta minim pengawasan. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, memperhatikan kondisi sekitar, dan mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan pesepeda yang rentan menjadi korban. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan