KUTAI KARTANEGARA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sekitar 150 personel untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Maret 2026. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama masa libur Lebaran.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menjelaskan bahwa operasi pengamanan tersebut mencakup pengawasan di berbagai lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi jalur transportasi darat dan air, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama periode mudik dan libur Idulfitri.
“Untuk pengamanan, kami menyiapkan kurang lebih sekitar 150 personel dalam kegiatan Operasi Ketupat. Kami juga akan melakukan pengamanan di tempat-tempat ibadah, tempat wisata, serta jalur masyarakat menuju Samarinda, Balikpapan, dan daerah lainnya,” ujar Khairul Basyar di Tenggarong, Jumat (06/03/2026).
Selain menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, Polres Kukar juga akan mendirikan beberapa posko pengamanan. Posko tersebut berfungsi untuk memantau kondisi lalu lintas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi pusat koordinasi selama berlangsungnya arus mudik.
Keberadaan pos pengamanan juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan informasi perjalanan maupun bantuan selama berada di jalur mudik.
Kapolres menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi darat, tetapi juga mencakup jalur transportasi air. Hal ini mengingat wilayah Kutai Kartanegara memiliki aktivitas pelayaran yang cukup tinggi, terutama pada saat musim mudik Lebaran.
“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi air agar selalu memperhatikan keselamatan, termasuk memastikan ketersediaan pelampung bagi penumpang,” katanya.
Untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal, Polres Kukar juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait melalui rapat lintas sektoral. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan sejumlah titik rawan yang membutuhkan pengawasan dan pengamanan tambahan selama periode mudik.
Selain fokus pada pengamanan arus mudik, kepolisian juga tetap melakukan patroli rutin guna mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas yang kerap meningkat saat musim liburan, termasuk peredaran uang palsu.
“Kami tetap melakukan patroli dan berkoordinasi dengan perbankan. Jika masyarakat menemukan indikasi uang palsu, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat ini, Polres Kukar berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik serta merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. []
Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan