Jurang Maut Bromo Kembali Menelan Korban

MALANG — Jalur wisata Gunung Bromo kembali menelan korban jiwa. Sebuah mobil SUV Toyota Fortuner yang ditumpangi wisatawan terjun ke jurang sedalam sekitar 100 meter di kawasan Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Peristiwa nahas tersebut menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, sementara empat orang lainnya, termasuk pengemudi, mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB di Tanjakan Wedi Ireng, salah satu jalur ekstrem yang dikenal memiliki kontur curam dan minim pengaman. Mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B 258 ATK yang dikemudikan ED (54), warga asal Bandung, melaju dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menuju wilayah Kabupaten Malang.

Diduga kuat, kendaraan mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintasi jalan menurun. Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan terjun bebas dari jalur atas ke bawah sejauh kurang lebih 100 meter dan berakhir di badan jalan menuju Dusun Jarak Ijo. Benturan keras mengakibatkan mobil ringsek parah, terutama di sisi kiri bodi kendaraan.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi.

“Sesampainya di tanjakan Wedi Ireng, kendaraan tersebut mengalami dugaan rem blong di jalan menurun. Pengemudi kemudian membanting setir ke kanan, namun kendaraan justru terperosok dan jatuh ke bawah jalur,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang berinisial ASI (70), warga Jalan Ikan Tengiri, Kota Malang, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu penumpang lainnya berinisial ASA (70), yang merupakan saudara kandung korban pertama, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit terdekat.

“Dua korban meninggal dunia merupakan penumpang kendaraan. Satu meninggal di tempat dan satu lainnya meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. Pengemudi dan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis,” jelasnya.

Seluruh korban luka dievakuasi dan dirujuk ke RS Sumber Sentosa Tumpang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, Satlantas Polres Malang telah mengamankan kendaraan serta barang bukti lain guna kepentingan penyelidikan.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memintakan visum terhadap korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” katanya.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras akan tingginya risiko jalur wisata Bromo, terutama bagi kendaraan yang tidak dalam kondisi prima. Polisi pun mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan pengemudi agar memastikan kondisi kendaraan prima, khususnya sistem pengereman, serta selalu berhati-hati saat melintas di jalur pegunungan,” pungkasnya. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com