KAHMI PPU Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Panti

PENAJAM PASER UTARA – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak-anak panti asuhan dan yayasan sosial di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Minggu (15/03/2026).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin, jajaran pengurus dan anggota KAHMI PPU, serta anak-anak dari sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat, sekaligus sebagai bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan santri di bulan suci Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan melalui pemberian santunan.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada KAHMI PPU yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan silaturahmi dan santunan yang dilaksanakan di bulan Ramadan memiliki nilai kebersamaan yang tinggi dan membawa hikmah bagi masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan silaturahmi dan santunan ini memberikan hikmah yang besar, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Mudyat Noor juga berharap KAHMI PPU dapat terus berperan aktif dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta mendukung berbagai program pembangunan daerah yang dijalankan pemerintah kabupaten bersama Wakil Bupati Abdul Waris Muin.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan cukup berat. Pendapatan daerah yang sebelumnya mencapai lebih dari Rp3 triliun pada 2024 mengalami penurunan sehingga pemerintah daerah harus melakukan berbagai penyesuaian anggaran.

“Fiskal daerah kita saat ini cukup terbatas. Pendapatan APBD kita sekitar Rp1,6 triliun, bahkan pendapatan riil dari bagi hasil hanya sekitar Rp1,3 triliun. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami dalam membangun Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tetap berkomitmen memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, program Kartu Penajam Cerdas, layanan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) gratis, serta peningkatan fasilitas kesehatan di daerah.

“Insya Allah tahun ini kita juga akan menambah sejumlah peralatan medis seperti CT Scan agar rujukan pasien ke daerah lain dapat semakin berkurang,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Majelis Daerah Presidium KAHMI Kabupaten PPU, dr. Indrayani, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan silaturahmi antara anggota KAHMI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga membawa keberkahan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, KAHMI PPU juga menyerahkan santunan kepada anak-anak dari panti asuhan dan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian sosial serta semangat berbagi di bulan suci Ramadan. []

Penulis: Subur priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com